Ahok Dukung Oknum TNI AL Yang Pukuli Bocah SD Dilaporkan Ke Jokowi

Rabu, 13 Januari 2016 - 17:15
Toriq

Toriq (12), bocah kelas 6 SD ini mengalami luka yang serius akibat dianiaya oleh oknum TNI AL. Penganiayaan ini terjadi pada hari Minggu (10/1/2016), di Kompleks Marinir Cilandak, Jakarta. Dari keterangan Toriq, pelakunya ada 3 orang.

"Dipukuli pakai selang air. Yang mukulin tiga orang ganti-gantian dan pegangin pelan satu-satu. Dipukul ke belakang. Rambut dijambak dan ditodong belati," kata Toriq, di Rumah Sakit Prikasih, Jakarta Selatan.


Ia dipukuli dengan lasan dirinya mencuri burung di kompleks tersebut. Akibat dipukuli, bocah ini mengalami luka serius di sekujur tubuhnya, seperti di bagian bibir dan punggung. Bocah kelas 6 SDN Ciganjur 01 Jakarta, mengaku dikeroyok 3 orang namun dari pihak TNI Al hanya menyebutkan satu inisial prajurit yaitu AW.

Yohana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, akan melaporkan kasus penganiayaan ini ke Presiden Joko Widodo. Mengenai kasus ini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku belum mengetahuinya.

"Kalau kasus anak dipukuli, saya enggak tahu belum ada laporannya. Saya baru baca berita. Tapi kalau benar, TNI itu ada Polisi Militer (PM)," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu, (13/1/2016).

Ia juga mendukung langkah Yohana Yembise.

"Ya ya itu hak lapor. Kan menteri sudah lapor presiden. Saya sudah bilang sama komandannya, mereka akan tindak oknum-oknum TNI yang tidak baik," tegas Ahok.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA