Ahok Laporkan Toko Yang Mencairkan Dana KJP

Rabu, 16 Desember 2015 - 14:18
Yusri Isnaeni Dan Ahok

Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, membentak dan memarahi seorang ibu muda beranak satu bernama Yusri Isnaeni. Ibu muda ini mengaku jika dirinya mencairkan dana KJP di sebuah toko di Pasar Koja. Yusri bermaksud menanyakan ke Ahok mengenai perihal ini, sekian lama berbincang, Ahok kemudianmenuding perempuan itu mencuri.

Ahok akan menindak pemilik toko, ia berencanamelaporkan toko yang mencairkan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) di Pasar Koja, Jakarta Utara, ke kepolisian.


"Kami lagi cek toko yang mana, kami akan proses ke Polda. Ini tuh penyimpangan," kata Ahok.

Ahok menegaskan selakupejabat publik ia harus melindungi KJP agar tidak diselewengkan. Ahok menilai perbuatanYusri sudah salah karena mencairkan dana KJP dan memberi komisi sebesar 10 persen kepada toko.

"Kamu bagi hasil bareng toko, itu pencurian loh. Sebagai pejabat publik, saya sebut itu pencurian. Karena di dalam UU Perbankan, ATM enggak boleh dipakai orang lain," kata Basuki.

Perubahan sistem penggunaan KJP dari tarik tunai menjadi non tunai, lanjut dia, membuat banyak pihak protes. Saat ini, masih ada sekitar 3-4 persen penyalahgunaan KJP.

"Tapi apakah dengan 4 persen penyalahgunaan KJP, terus saya hentikan KJP di Jakarta? Enggak bisa, karena masih ada 40 persen siswa yang membutuhkan itu," kata Basuki.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA