Ahok Marah Besar, Tuding Walikota Jakut Berkomplot Dengan Yusril

Minggu, 24 April 2016 - 11:44
Rapat Ahok

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali emosi saat rapat evaluasi penanganan banjir bersama beberapa pejabat Pemprov DKI. Ia marah lantaran instruksinya tak dilakukan oleh sejumlah staf dan bawahan. Pejabat yang paling disemprot adalah Rustam Effendi, Walikota Jakarta Utara.

Dalam rapat itu dihadiri juga oleh Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denny Wahyu Haryanta, dan belasan pegawai Dinas Tata Air.

Ahok mengemukakan ide agar saluran air dari Ancol bisa disalurkan sampai ke Pasar Ikan. Sehingga kawasan pintu air Ancol tidak akan banjir. Namun Ahok menuding Dinas Tata Air DKI tak melakukannya. Padahal salah satu staf dinas sudah mengiyakan.

"Kenapa kamu nggak kerjakan?" tanya Ahok.

Seorang staf kemudian menyatakan ada penyempitan salurtan di kawasan Ancol. Dan yang menjadi masalah adalah adanya pemukiman warga di kawasan itu.

"Ya usir!" kata Ahok dengan nada tinggi.

Ketika dikatakan seperti itu, staf perempuan itu pun menyatakan sudah mengusulkan penertiban dari tahun kemarin tapi belum ada tindak lanjut. Sontak saja pandangan Ahok langsung tertuju pada Walikota Rustam Effendi.

"Aduh, ini Pak Wali kota ini saya selalu bilang begini Pak Wali, Pak Wali kalau saya suruh usir orang itu wah ngeyelnya ngeles," kata Ahok kesal, kepada Rustam.

"Jangan-jangan satu pihak sama Yusril ini, supaya," tuding Ahok tanpa melanjutkan kalimatnya.

Rustam pun mengelak dituding Ahok seperti itu melalui gerakan tangan.








Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA