Anggota Brimob Jadi Korban Keganasan Begal

Kamis, 31 Desember 2015 - 12:09
Ilustrasi Kriminal

Bripda Mustakim, anggota Brimob Polda Metro Jaya ini bernasib sangat tragis, ia menjadi korban begal dan pembacokan. Peristiwa ini terjadi di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur, Selasa (29/12/2015) sekitar pukul 03.00. Akibat insiden ini, Mustakin mendapat puluhan jahitan.

"Betul, ada insiden itu ada, anggota dihadang sekelompok pemuda," ujar Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur, Kompol Nasriadi saat dikonfirmasi.

Saat insiden tersebut terjadi, korban hendak pulang ke rumahnya di Kampung Jembatan Buaran, Penggilingan.

"Di tengah jalan, sembilan pemuda menghadangnya dan langsung mengayunkan senjata tajam. Saat itu korban dalam perjalanan pulang."

"Ada sembilan orang dengan mengendarai tiga sepeda motor yang mencegatnya. Senjata tajam pun diayunkan hingga melukai korban," ucap Nasriadi.

Dikatakan Nasriadi, korban berupaya menyelamatkan diri dari kejaran pelaku dalam kondisi terluka.

"Beruntung, Mustakim berhasil lolos dan langsung menyambangi klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan. Kejadian ini sudah ada laporannya di Polsek Jatinegara," jelasnya.

Lanjut Nasriadi, saat pembegalan itu terjadi, Mustakim sempat melakukan perlawanan sengit. Akibatnya, lengan kiri korban terkena tikaman senjata tajam pelaku. Saat itu korban juga menendang salah seorang pembegal yang menggunakan senjata tajam

Karena kalah jumlah, korban lantas berusaha menyelamatkan diri dan langsung tancap gas menghindari kejaran pelaku. Handphone korban sempat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri.

Diakui Nasriadi, Mustakim harus menerima 15 jahitan usai ditikam senjata tajam oleh sekelompok pemuda tersebut. Tak hanya itu, di bagian bahu, korban juga mendapat tiga jahitan.

"Usai dari klinik, korban lantas kembali ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari telepon genggamnya yang terjatuh. Malahan melaporkan kejadian itu ke pimpinannya."








Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA