Arif Kusnandar, Penulis Status Provokatif SARA Dilaporkan Ke Polisi

Kamis, 27 Agustus 2015 - 21:15
Arif Kusnandar Bersama Kekasih

Netizen dihebohkan dengan sebuah tulisan status di facebook, pelaku yang menggunakan nama Arif Kusnandar menuliskan kata-kata yang memprovokasi dan berbau SARA.

Pada akunnya, pelaku menuliskan kata-kata yang menyudutkan salah satu etnis dan dikaitkan kembali dengan peristiwa yang terjadi pada Mei 1998 yang lampau. Berikut kalimat yang dikutip dari akun pelaku pada hari Rabu (26/8/2015)


"Jika dolar tembus 15 ribu. Tanda tragedi 98 akan terjadi. Siap-siap berburu ba** Cina Ke***at, sejarah akan berulang lagi. Jangan kecolongan kayak Mei 98. Jaga Bandara dan garis pantai karena para Cina ke***at akan kabur lewat pintu itu."

Tulisan pelaku menuai kritikan keras dari banyak pihak. Kominfo juga melaporkan pemilik akun Facebook Arif Kusnandar ke pihak kepolisian. Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika Deddy Hermawan mengatakan jika status yang dituliskan pelaku menebar kebencian dan sangat provokatif. Pihak Kominfo yang melihat status tersebut segera bertindak dengan melaporkannya ke aparat hukum. Kominfo juga bertindak cepat dengan memblokir akun tersebut.

Tak hanya Arif yang dilaporkan Deddy, ada dua orang lainnya yang dilaporkan lantaran hal yang sama, mengupdate status bernada SARA ke media sosial. Setiap bulannya, pihak kominfo mengaku menerima banyak laporan mengenai kasus serupa, termasuk adanya akun-akun prnografi. Pihak Kominfo juga meminta masyarakat agar proaktif melaporkan jika menemukan hal-hal seperti ini.

Kominfo juga sudah mengirimkan surat kepada Facebook dan Twitter untuk membantu pemerintah melacak akun-akun yang menyebarkan pesan bernada kebencian dan SARA. Pihak Kominfo berharap kejadian ini tidak terjadi lagi.




Loading...
loading...

BERITA LAINNYA