Ayah Toriq Yakin Anaknya Tak Mencuri Burung

Rabu, 13 Januari 2016 - 16:39
Toriq

Toriq, bocah SD ini dianiaya sedemikian rupa oleh oknum TNI AL hingga mengalami luka yang cukup serius dan juga geger otak. Ia dianiaya pada hari Minggu (10/1/2016), diKompleks Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan. Alasan penganiayaan yang dikemukakan adalah lantaran Toriq mencuri burung. Namun keluarga Toriq yakin jika Toriq tak melakukan pencurian seperti yang dituduhkan.

"Ya, saya rasa enggak (mencuri burung)," ucap Purwanto saat jumpa pers di RS Prikasih, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2016).

Namun begitu, Purwanto mengaku sampai saat ini belum ada niatan untuk menuntut pelaku yang telah membuat anaknya babak belur. Purwanto juga menambahkan kalau setiap hari ia selalu mengawasi aktivitas anaknya.

"Sehari-harinya, jam sekolah dan main, saya kontrol. Dia memang sehari-harinya setiap sore main di wilayah itu, sudah biasa main di kompleks dalam," tuturnya.

Bahkan kini, Purwanto tidak mempermasalahkan biaya pengobatan anaknya, walaupun pihak Marinir telah menemuinya dan menjamin seluruh biaya perawatan.

"Saya sudah siap dari awal. Sengaja sudah siapkan (uang). Kalau pengobatan, saya enggak permasalahkan. Saya sendiri enggak akan minta bantuan dari mana pun," ucapnya.

Purwanto juga telah menerima permintaan maaf oknum anggota TNI AL yang menganiaya anaknya.


"Saya maksudnya dibilang damai ya, istilahnya pihak Marinir itu silaturahmi. Saya terima permintaan maaf. Saya terima, ngobrol secara baik, ya saya terima aja karena niat baik," ujarnya.

Hingga saat ini, Purwanto mengaku belum melakukan pembicaraan lebih dalam kepada Toriq soal pencurian burung di Markas TNI.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA