Banyu Biru Hnaya Sekelas Intel Kolokan

Selasa, 02 Februari 2016 - 13:33
Banyu Biru

Bayu Biru Djarot memamerkan surat keputusan pengangkatan dirinya menjadi agen di lembaga intelijen BIN. Perbuatannya menuai reaksi keras dari sejumlah pihak, termasuk sikap keras dari TB Hasanuddin, Wakil Ketua Komisi I DPR. Menurut TB Hasanuddin tidak sepatutnya Banyu sebagai anggota bidang politik Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK) Badan Intelijen Negara (BIN) membuka identitas diri sendiri.



Hasanuddin mengatakan, gaya pamer Banyu Biru itu merupakan hal menyedihkan. "Inilah suramnya wajah intel kita," ujarnya melalui layanan pesan singkat, Senin (1/2/2016).

Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, sikap pamer Banyu merupakan hal ironis. Sebab, lanjut Hasanuddin, di saat Indonesia membutuhkan personel intelijen yang tangguh, profesional dan berdedikasi tinggi dalam rangka menghadapi gerakan teroris yang semakin masif dan brutal, yang muncul malah agen BIN yang senang dipuji.

"Kita malah disuguhi aparat intel yang kolokan (senang disanjung, red), membuka identitas dirinya ke publik bahwa dia adalah agen intelijen. Dia tidak sadar bahwa perbuatannya itu dapat membahayakan dirinya dan telah melanggar kode etik serta sumpah intelijen," ujar Hasanuddin.

Meski demikian bekas sekretaris militer kepresidenan itu juga menganggap BIN harusnya ikut bertanggung jawab atas ulah Banyu. Sebab, mestinya sebelum ada SK pengangkatan, setiap calon rekrutan BIN harus dibekali penataran, kursus atau pengetahuan dasar soal intelijen. "Termasuk soal prosedur kerja, cara berkomunikasi dan kode etik intelijen," tuturnya.

Setelah calon rekrutan bisa menjalani pelatihan dengan baik, kata Hasanuddin, baru bisa diberi SK pengangkatan. "Selanjutnya disumpah," tegasnya.

Hasanuddin menambahkan, ulah Banyu juga sangat disayangkan komunitas intelijen. Karenanya, pensiunan TNI dengan pangkat terakhir mayor jenderal itu menyarankan agar BIN memperkuat diri melalui pembenahan personel.

"Isi BIN dengan aparat intelijen profesional, tangguh dan berdedikasi tinggi demi bangsa dan negara," pungkasnya






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA