Bapak Ini Mengaku Siap Jadi Buldosernya Presiden Jokowi Dan Bu Susi

Sabtu, 19 Maret 2016 - 18:44
Arie Soedewo

Laksamana Muda Arie Soedewo siap memberantas pelaku illegal fishing atau pun kejahatan lainnya di lautan. Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla)ini tak mau ikan-ikan di lautan Indonesia tersu dicuri. Arie Soedewo dilantik oleh Presiden Jokowi, Rabu (16/3/2016) lalu. Jokowi memberi amanat pada Arie untuk melakukan langkah kongkrit memberantas masalah penyelundupan dan pencurian ikan.

Arie merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1983, ia berjanji akan melakukan tugasnya. Arie juga telah memiliki strategi untuk memerangi penyelundupan narkoba dan pencurian ikan.

"Saya menyiapkan diri menjadi buldosernya Bapak Presiden dan Bu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, red) di laut terhadap praktik-praktik penyeludupan barang, baik produk-produk pertanian, barang industri, daging, barang elektronika dan juga hal yang berkaitan illegal fishing. Juga masalah penyeludupan narkoba yang sudah diamanatkan presiden dalam ratas kabinet kemarin," ujarnya di Jakarta, Jumat (18/3/2016).


Arie merupakan mantan koordinator staf ahli KASAL. Ia menjelaskan jika Indonesia memiliki lautan seluas 3 juta kilometer persegi, memiliki keterbatasan dalam pengamanan. Ia menekankan perlunya komitmen dan sinergisitas bersama TNI AL, Polairud, Direktorat Jenderal Bea Cukai dan instansi lainnya untuk mewujudkan amanat Presiden Jokowi.

"Laut kita luas sekali 3 juta kilometer persegi tapi armada patroli kita terbatas, maka untuk mengawasinya diperlukan teknologi dan peralatan yang canggih untuk memantau wilayah perairan dari Sabang hingga Merauke," tegasnya.

Arie menyampaikan jika illegal fishing dan penyelundupan membuat negara rugi hingga ratusan triliun rupiah. Ia juga menuturkan jika sumber daya manusia dan peralatan untuk pengawasan di laut sangat minim.

"Selama ini anggaran pengawasan laut dibiarkan minim, tapi ratusan triliun potensi penerimaan negara menguap. Saya sangat membutuhkan dukungan dan komitmen yang sama dari Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bappenas serta Komisi I DPR untuk meningkatkan kualitas pengawasan laut kita," harapnya.

Mengenai praktik beking yang diduga melibatkan oknum perwira TNI, Arie mengatakan,

"Saya ingatkan bagi oknum aparat di level pewira atau pun jenderal yang selama ini membekingi praktik-praktik haram tersebut untuk tobat kembali ke jiwa Merah Putih. Tidak ada ampun, saya akan hajar. Bismillah," pungkasnya.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA