Benar-Benar Geram, Ini Alasan Ketua RT Persekusi Pasangan Yang Difitnah Berbuat Mesum

Kamis, 16 November 2017 - 09:52
Persekusi Tangerang

Pelaku persekusi pasangan kekasih di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, telah ditangkap oleh pihak kepolisian. Kapolres Tangerang, AKBP Sabilul Alif, mengatakan 6 tersangka itu berinisial G, T, A, I, S, serta N. Mereka ditangkap karena menelanjangi, memukul dan mengarak pasangan kekasih berinisial RN (pria) dan MA (wanita) yang dituduh berbuat asusila didalam kontrakan.

Salah satu pelaku yang berhasil ditangkap adalah Ketua RT dan ketua RW setempat. Menurut Sabilul, alasan ketua RT dan RW melakukan persekusi adalah karena mereka menganggap hukum sosial lebih bisa membuat jera.


"Oknum ini menganggap bahwa hukum sosial itu paling efektif untuk membuat jera orang, dengan membuat malu, melakukan hal itu," kata Sabilul.

"Sekali lagi saya sampaikan, kenapa ia melakukan hal tersebut, karena ia ingin hukum sosial itu, cepat untuk menghakimi seseorang, nah ini yang tidak boleh," lanjut Sabilul.

Menurut pihak kepolisian, ketua RT berperan sebagai orang yang masuk ke kontrakan, menggeledah kontrakan, membawa keluar dan menelanjangi pasangan tersebut. Tak hanya itu, ia juga memukuli korban. Salah satu netizen menyebutkan bahwa ketua RT merupakan dalang dibalik aksi tak manusiawi tersebut.

"ternyata kontrakan yang ditempati cewk itu rumah pak RTnya yg biadab itu, mlah dia sndri yg menghasut warga bt menggerebek. mksdnya apa coba????? grr...tak hanya menggerebek dan menganiaya dua sejoli itu, T yang merupakan ketua RT tempat M tinggal mengontrak rumah, juga malah mendokumentasikan momen disaat kedua pasangan itu dianiaya hingga ditenlanja*i." tulis akun Facebook Amelilia Lia.

Aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh warga membuat netizen geram, terlebih karena fakta dilapangan menyatakan bahwa keduanya terbukti tidak berbuat mesum seperti yang dituduhkan.

@Ira nia: Tolong hukum smua yg trlibat pak polisi,trmasuk prnyebaran foto & vidio di sosmed,kasihan korban seandainya mereka suka sama suka cukup dinikahkan saja,beri hukum sosial yg berat pada ketua RT,RW yg mestinya jd pengayom.

@Agustinus Gjk: Warga yg ikutan mengarak pasangan tsb..justru sebenarnya merekalah yg sampah tdk punya nurani tdk punya rasa, Mereka semua yg terlibat hrs diadili...negara ini negara hukum...kami masyarakat yg melihat kejadian ini mengucapkan terimakasi kpd Polisi yg begitu cepat menangkap para bajingan ini...kpd korban semoga cepat sembuh dari trauma dan diberi ketabahan.

@Wong Solo: Rt/rw musti dikasih pelajaran yg berharga supaya ga bisa lupa seumur hidup'a misal'a di potong ke2 tangan'a.

@Julianakbar Akbar: jujur gue sakit hati bgt liatnya ya Allah kasian,mhon para pelaku di adili sberat2nya.

@Yustin Eliona: Kasihan ceweknya pak,, dipaksa buka baju, diarak suruh telanjang, tpi salut cowoknya melepas bajunya untuk menutupi sicewek.

@Endy Alzafran: Perangkat desa gila,gak punya otak ya...maen hakim seenaknya.lu digituin mau gak ???.

@Wahyu Prakoso: hukum mati aja orang biadab kek gituh. Ketua RT kok kelakuanya Bejad bego gak punya otak tololl. kagak pernh makan Bangku sekolah.

@Elvin Syah: RT sama RW tuuuu yang perluuu di upgrade otakyaaaaa.......dasarrrr Omesss....Omeessssss...... Dah jeblosinnnn aja langsng ke buii tuuu perangkat desaaaa omes ituuuu.... Klo dekeettt aja pingin gaplokkkk tuuu si RT sma RW.......dasarr bejaadddd....bejaaddd loe anj*nnggg.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini berawal dari RN yang berkunjung ke kontrakan kekasihnya MA dengan membawa nasi bungkus. Kemudian datang warga yang menggerebek mereka, tak hanya itu, warga kemudian memaksa keduanya untuk menanggalkan pakaiannya, mereka juga memukuli, mengarak korban dan memvideokan hal tersebut. Kasus ini menjadi viral setelah video tersebut beredar di linimasa.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian juga masih mendalami aksi main hakim sendiri tersebut. Dalam keterangan lebih lanjut, pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan video persekusi pasangan kekasih tersebut.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA