Benarkah Ibu Tien Soeharto Tewas Tertembak Anaknya?

Jumat, 25 Maret 2016 - 20:35
Tien Soeharto

Sosok ibu Tien Soeharto merupakn sosok ibu negara yang dikagumi oleh masyarakat. Namun pada 28 April 1996, bangsa Indonesia berduka dengan kepergian istri presiden Soeharto ini. Saat itu di kediaman Cendana, Siti Hatinah alias Tien Soeharto mendapat serangan jantung, sekitar pukul 04.00 WIB.

Ia dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Dalam perjalanan, ibu Tien dibantu alat pernafasan dengan tabung oksigen. Turut menemani dua anak Soeharto, Bambang dan Sigit, serta ajudan presiden, Sutanto. Setelah dilakukan berbagai upaya, ibu Tien meninggal sekitar pukul 05.10 WIB.


Wanita yang dinikahi Soeharto pada 26 Desember 1947 di Surakarta itu meninggal pada usia 72 tahun, akibat serangan jantung. Usai kematiannya muncul berita miring, ibu Tien tewas akibat peluru nyasar anak-anak kandungnya.

Kisah yang muncul, Bambang dan Tomy bertengkar memperebutkan proyek mobil nasional. Akhirnya terjadi baku tembak, ibu Tien yang mencoba melerai akhirnya tertembak.

Mantan ajundan dan mantan Kapolri, Jendral Polisi (purn) Sutanto, menuturkan bahwa kisah itu tidak benar, ia menjawabnya dalam buku "Pak Harto The Untold Stories,".

Sutanto menuturkan jika sehari sebelum serangan jantung, ibu Tien mengunjungi sentra pembibitan buah Mekarsari. Terlalu asyik, ibu Tien lupa dengan larangan melakukan aktivitas yang melelahkan, karena gangguan jantung. Pada hari yang sama Pak Harto tengah pergi memancing di perairan Selat Sunda.

Pada malam harinya, tak ada kejanggalan pada ibu Tien, sehingga kejadian esok paginya sungguh mengejutkan banyak pihak. Sutanto menilai adalah sesuatu yang kejam mempercayai bahwa ibu negara tewas akibat terjangan peluru.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA