Bermaksud Sindir Gibran Yang Terdelay 3 Jam, Mantan Stafsus SBY Dapat Balasan Menohok

Senin, 18 Desember 2017 - 10:14
Gibran Dan Andi Arief

Dunia maya sedang dihebohkan dengan postingan yang diunggah akun bernama Henri Subaktio dalam media sosial Facebook. Postingan yang diunggah pada Minggu (17/12/2017) tersebut, berisi tentang pengalamannya bertemu dengan Gibran Rakabuming, anak sulung Presiden Jokowi.

Henri yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Airlangga itu menceritakan kronologi pertemuannya dengan Gibran. Hari ini, Henri naik pesawat Wings dari Solo menuju Surabaya. Pesawat itu harusnya terbang jam 10.30 WIB. Namun, pesawat itu mengalami delay yang cukup lama, hampir 3 jam.


Sesampainya di Bandara Juanda, Surabaya pukul 14.30, hujan turun dengan cukup deras. Saat turun dari pesawat, penumpang tidak disediakan payung hingga para penumpang harus berbasah-basahan saat berpindah dari pesawat menuju terminal.

Dari banyaknya penumpang yang ada di pesawat itu, tidak ada yang menyadari kehadiran anak dari orang nomor satu RI tersebut. Henri menyebutkan bahwa Gibran pergi sendiri dari Solo ke Surabaya tanpa ada pengawalan serta tidak ada penjemputan yang istimewa. Dia juga bahkan dibiarkan kehujanan dan bernasib sama dengan penumpang lain yang setengah basah. Berikut ini status Henri Subianto yang viral:

ANAK PRESIDEN JAMAN NOW

Hari Minggu ini pesawat Wings dari Solo ke Surabaya harusnya terbang jam 10.30, tapi delay hampir 3 jam. Baru nyampai Surabaya jam 14.30 saat Juanda turun hujan. Tentu saja delay dan tidak tersedianya payung dari pesawat ke bis membuat penumpangpun mrengut kehujanan.

Ternyata di tengah-tengah penumpang tadi itu ada orang istimewa, yaitu putra sulung Presiden RI, Mas Gibran. Anak pak Jokowi yang juga pergi dari Solo ke Surabaya, pergi sendiri, tdk ada pengawal, bahkan saat tiba di Juanda Surabaya tidak pula ada penjemputan istimewa layaknya anak orang no 1 di negeri ini. Malah dari pesawat ke bis yg menuju terminal dia dibiarkan kehujanan. Tak beda dg kami yg juga setengah basah.

Sepertinya tidak ada yg perhatian kalau ada anak presiden disitu. Beberapa penumpang yg ada di dekatnyapun tidak ada yg menggubris karena tidak pernah menyangka ada anak presiden di tengah mereka. Kebetulan saja mas Gibran berdiri di sebelah saya di dalam bis, shg saya yg mengenalinya bisa foto dia. Saya tanya "Kenapa Sendirian Mas", dia Jawab "iya biasa sendiri pak".

Salut saja saya dg anak presiden kita ini, sebenarnya dia bisa saja mendapat perlakuan istimewa. Pengamanan dan penjemputan, bukan malah dibiarkan kehujanan, tidak dijemput dan dibiarkan didelay sampai 3 jam. Tapi itulah keluarga Presiden Jaman now. Tidak mau menggunakan fasilitas dan tidak pula aji mumpung. Mungkin sore ini Mas Gibran datang ke Surabaya lagi ngurus bisnis pribadinya. Yaitu Bisnis Martabak "Markobar" yg ada di jalan Pucang Anom Timur, Surabaya. Inilah Anak Presiden yg jualan Martabak. Itulah Gibran Rangka Buming bin Joko Widodo. Teman-teman pernah coba beli martabaknya belum? Coba deh kalau belum lumayan kok.

(Henry Subiakto)

Namun ternyata hal ini menggelitik mantan stafsus SBY yang pagi ini mencuitkan soal berita viral ini.














Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA