Bunuh Istri, Mengapa Puting Payudaranya Juga Dipotong?

Rabu, 30 September 2015 - 22:10
Ilustrasi Pembunuhan

Kasus pembunuhan terhadap Vita Tri Megawati (23) masih terus didalami oleh pihak kepolisian. Pelakunya tak lain adalah Suparman (29), pria yang menjadi suami Vita selama ini. Suparman dan Vita sebelumnya kerap bertengkar, bahkan Vita pernah melaporkan Suaminya atas kasus KDRT, 12 Mei 2015 yang lalu.

Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Yulianto menejelaskan jika kasus KDRT tersebut berakhir damai, Vita mencabut laporannya, dan keduanya memilih akur kembali. Namun rupanya, pertengkaran mereka akhirnya terjadi lagi. Lantaran jengkel diomeli istri, Suparman pun menjadi jengkel dan stress hingga membunuh sang istri.


Suparman dulunya bekerja di perusahaan pelayaran, ia kemudian di PHK oleh perusahaan. Suparman pun mengalami kesulitan ekonomi, kondisi yang berta bagi istri dan bayi mereka yang berusia 6 bulan. Vita yang tak dinafkahi, meminta dipulangkan ke rumah orang tuanya di Banyuwangi. Permintaan ini membuat Suparman menjadi jengkel.

Vita dibunuh dikediamannya di Jalan Tambak Lumpang RT 01 RW 04, Kelurahan Sukomanunggal, Surabaya. Suparman sempat mengajak Vita untuk salat berjemaah namun ditolak. Suparman memukul Vita, sang istri membalas dengan tendangan. Melihat istri melawan, pelaku mengambil parang. Ia melukai sang istr, terdapat 16 luka sabetan senjata tajam di tubuh Vita. Korban mengenakan kaos biru serat sarung dengan kondisi telungkup.

Dari 16 luka sabetan tersebut, ada luka di perut akibat tusukan hingga tembus ke punggung, dua luka di dada kiri, luka di siku kanan, satu luka lengan kiri ada 5 luka sabetan, bibir kiri, luka sobek sepanjang 7 cm di paha kiri, juga luka di bagian payudara. Suparman memotong puting payudara sang istri hingga terlepas.

Suparman masih melakukan kegilaan lainnya, darah segar istrinya di usap-usapkan ke tembok hingga membentuk setengah lingkaran, ia juga menempelkan cap tangan dengan darah sang istri. Darah istrinya berceceran di mana-mana, di teras rumah serta kamar. Suparman juga mengusap-usapkan darah sang istri merata ke sekujur tubuh.




loading...

BERITA LAINNYA