Buruh Kini Bandingkan Anies Dengan Ahok, Ruhut Sitompul : Mereka Telmi

Senin, 13 November 2017 - 10:16
Ruhut Sitompul

Mantan petinggi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyebut buruh telmi (telat mikir) dalam membandingkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Hal itu disampaikan Ruhut menanggapi orasi buruh dalam aksi unjuk rasa Jumat kemarin, dimana mereka menyebut Anies cerdas dan santun namun pembohong, sedangkan Ahok, meski memiliki karakter yang kasar tapi jujur.


"Mereka telmi, telat mikir. Karena itu jangan biasakan diri memilih karena SARA. Sekarang baru sadar. Percuma nasi telah menjadi bubur," kata Ruhut, Minggu (12/11/2017).

"Mau bilang apa. (Dulu saat kampanye Pilkada DKI) Mereka mau mendengar fitnah (kepada Ahok). Sekarang kita tunggu saja nanti gimana Jakarta. Tapi seperti yang aku bilang, Jakarta pasti akan rugi karena menyia-nyiakan Ahok," ujar juru bicara Ahok-Djarot di Pilkada DKI 2017 itu.

Sebelumnya diberitakan, ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta, pada Jumat (10/11/2017) kemarin, untuk menolak UMP DKI 2018 sebesar Rp3,6 juta, yang diputuskan Anies pada 1 November 2017 lalu, di bawah tuntutan buruh yakni sebesar Rp3,9 juta.

Buruh menuding Anies-Sandi ingkar janji, karena menetapkan UMP berdasarkan PP 78 Tahun 2015. Padahal saat kampanye Pilkada, Anies-Sandi sempat membuat kontrak politik yang salah satu poinnya adalah menetapkan UMP di atas PP 78 Tahun 2015. Karenanya, buruh melabeli Anies-Sandi sebagai pembohong.

"Dia adalah pendusta, pembohong, dan ingkar janji!" tegas Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal saat berorasi di atas mobil komando.

Tak hanya itu, Iqbal juga membandingkan karakter kepemimpinan Ahok dan Anies-Sandi. Ia menyebut, meski Ahok kasar namun tapi jujur, sebaliknya Anies-Sandi yang terlihat santun, ternyata hanyalah pembohong.

"Mau ganti Ahok tapi kelakukannya lebih bejat dari Ahok. Ahok masih mending gak berbohong, meski kata-katanya kasar. Tapi ini santun, cerdas, tapi pembohong, pendusta, ingkar janji," tandasnya.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA