Buruh Metal Merasa Kecewa : Saudara Anies-Sandi Kami Memilih Anda Bukan Karena Terpesona

Sabtu, 11 November 2017 - 10:31
Demo Buruh

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) turut ambil bagian dalam aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta, untuk menolak Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2018 sebesar Rp3,6 juta per bulan, yang ditetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Salah satu koordinator FSPMI dalam orasinya menyebut, saat Pilkada DKI 2017 lalu, pekerja metal ikut andil dalam memenangkan Anies-Sandi dari pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.


"Ketika Pilkada kemarin Anies-Sandi pakai pekerja Metal untuk menjadi saksi dan lain-lainnya. Kami ikut menghantarkan Anda di Balai Kota Jakarta ini sebagai gubernur dan wakil gubernur," ujar koordinator FSPMI di atas mobil komando massa aksi.

"Rakyat Jakarta saat itu mau mengorbankan tenaga, pikirannya, jiwanya, bahkan teman-teman anggota metal siap mengorbankan jiwanya ketika Anda perlu saksi agar Anda menjadi Gubernur DKI," ujarnya.

Ditambahkannya, dukungan yang mereka berikan bukan karena terpesona dengan Anies-Sandi, tetapi karena pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS di Pilkada DKI itu, mau menandatangani kontrak politik dan berjanji memperhatikan nasib kaum buruh.

"Saudara Anies dan saudara Sandiaga Uno, kami memilih Anda bukan karena terpesona dan terkesima dengan Anda, tetapi karena perjanjian kontrak politik Anda," tegasnya.

Adapun salah satu poin dalam kontrak politik Anies-Sandi dengan buruh, yakni menetapkan UMP di atas PP 78 Tahun 2015. Namun pada 1 November 2017, Anies-Sandi memutuskan UMP DKI 2018 sebesar Rp3,6 juta per bulan, sesuai PP tersebut, dan tidak sesuai tuntutan buruh di kisaran Rp3,9 juta per bulan.

Alhasil, buruh metal menuding Anies-Sandi sebagai pembohong karena telah ingkar janji. Mereka pun menyatakan mencabut mandat kepada pemimpin ibukota yang baru menjabat kurang dari sebulan itu.

Keputusan buruh mencabut mandat ini dipertegas dengan pernyataan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

"Hari ini atas nama buruh Jakarta, kita nyatakan cabut mandat untuk Anies-Sandi, gubernur pembohong dan wakil gubernur Jakarta pembohong," kata Said Iqbal dalam orasinya di atas mobil komando.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA