Celana Jessica Yang Dipakai Saat Pertemuan Dengan Mirna Dibuang Jessica

Rabu, 20 Januari 2016 - 10:53
Wayan Miran Dan Jessica Kumala Wongso

Kematian Wayan Mirna Salihin (27) masih terus diselidiki, pihak kepolisian perlahan demi perlahan mulai menguak kematian Mirna yang diduga dibunuh dengan diracun. Nama Jessica Kumala Wongso, salah seorang teman Mirna yang hadir di Olivier Cafe, Grand Indonesia santer diperbincangkan netizen di dunia maya. Banyak netizen yang mencurigainya lantaran, Jessica merupakan orang yang memesankan kopi untuk Mirna.

Pihak kepolisian menduga pelaku pembunuhan Mirna, menyembunyikan racun sianida di celana dalam. Jessica Wongso, teman Mirna pun diperiksa secara intensif berulang kali oleh polisi, bahkan rumahnya digeledah. Ada yang unik, Jessica (27) membuat celana panjang yang dipakainya usai kematian Mirna. Berdasar pengakuan Yudi Wibowo Sukinto, kuasa hukum Jessica, Jessica membuangnya lantaran robek.Celana Jessica itu dibuang oleh pembantunya.


"Itu (celana) dibuang. Sama pembantunya kan ditanya 'dibuang ya non ya? Ini kan sobek gak bisa dijahit', Jessica jawab ya terserah," kata Yudi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/1/2016).

Menurut Yudi, celana Jessica itu robek pada saat Jessica ikut membantu membawa Mirna hingga ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat, setelah colapse usai meminum kopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

"Jessica itu sampai ke RS Abdi Waluyo, sampai jam 10 malam (Rabu, 6 Januari), sampai celana sobek (sambil menunjuk di bagian selangkangan)," ujar Yudi. Ia juga turut menyaksikan penggeledahan tersebut.

Celana itu kemudian dicari-cari penyidik saat rumah Jessica di Sunter Icon, Sunter, Jakarta Utara digeledah pada Minggu (10/1/2016) malam lalu. Selain celana, penyidik, kata Yudi, juga membawa sejumlah barang pribadi milik Jessica di situ.

"Celana, baju yang terlihat di CCTV, beberapa obat sakit leher berupa kaplet, terus obat kalau dia enggak bisa tidur, laptop, kartu kredit, tabungan. Diperiksa mungkin ada gak beli sianida," terang Yudi.

"Dicari (celananya) tapi sudah diambil tukang sampah ya enggak ketemu. Kita-kita enggak keberatan apa-apa masalah itu," tambahnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, barang belum dikembalikan penyidik. Yudi sendiri sempat mempermasalahkan penyidik yang menggeledah rumah Jessica tanpa adanya surat penetapan dari pengadilan.

"Penggeledahan itu minimal harus punya surat penetapan dari pengadilan, ini kan enggak ada," protesnya.

Ia menambahkan, penyidik juga sempat memintai keterangan dari pembantu Jessica terkait celana yang dibuang itu.

"Pembantunya kan diperiksa juga tuh, dikira ada sesuatu terus dibuang kali," tutupnya.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA