Cerai Gara-Gara 'Hai sayang, tenagamu kok hot, sih.?'

Selasa, 13 Oktober 2015 - 20:33
Ilustrasi Perselingkuhan

Sumijan (bukan nama sebenarnya) pusing tujuh keliling, lantaran mendapat SMS mesra dari cewek tak dikenal. Akibatnya istrinya menuduhnya selingkuh dan minta cerai.

Sumijan, pria 35 tahun ini adalah suami yang sayang istri. Tapi pernikahannya dengan Sumiyem (bukan nama sebenarnya) jadi terancam kandas akibat SMS tak bertanggung jawab dari seorang yang tak dikenalnya. Warga Manukan, Surabaya ini kerap mendapat SMS dan BBM mesra dari perempuan tak dikenal.

Sumijan sudah berusaha meyakinkan sang istri, jika ia tak berselingkuh, sayangnya istrinya tak percaya dan ngotot minta cerai. Sumiyem akhirnya mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Surabaya.

Entah siapa yang iseng ngerjain rumah tangga si Sumijan, SMS dan BBM mesra tersebut diterimanya setiap hari, non stop, sehari bisa masuk dua kali, tiap pagi dan malam. Isi pesannya juga bikin hati Sumiyem jadi geram, benar-benar hot banget.

Hai sayang, tenagamu kok hot, sih. salah satu isi pesan SMS

Kapan kencan lagi?, bagian pesan yang lain

Ayo ke hotel. Istrimu jangan sampai tahu, ya.

Sumiyem pun jadi geregetan, dan cemburu besar, sementara Sumijan bingung karena memang tak kenal wanita tersebut. Ia tak pernah balas SMS, pernah juga delete PIN BB pengirim, namun si pengirim nampaknya memang ulet, ia kembali mengirim pesan mesra baik melalui SMS atau BBM.

Pesan melalui SMS dan BBM membuat rumah tangga Sumijan jadi berantakan, tiap hari istrinya uring-uringan alias marah. Mereka bertengkar, Sumijan sampai menyerahkan ponselnya pada sang istri, namun si Sumiyem tetap saja tidak percaya. Sumiyem tetap saja berpikir jika sang suami selingkuh, bahkan ia pernah pura-pura jadi Sumijan dan membalas SMS atau BBM yang diterima.


Sumijan sayang sama istri namun ia repot juga mencari siapa si pengirim pesan mesra tersebut. Akhirnya istrinya minta cerai, Sumijan tambah pusing.
Di saat mediasi, Sumiyem minta bukti jika suaminya steril dari selingkuh, ia minta Sumijan mendatangkan pengirim SMS atau BBM tersebut saat sidang gugatan cerai. Tentu saja ini merupakan hal yang sulit bagi Sumijan.

Sumijan, pegawai bank ini minta bantuan polisi melacak, namun kesulitan lantaran pelaku sering mengganti nomor. Bapak satu anak ini tak menyerah, ia mengunjungi kantor operator seluler, namun nihil. Tidak ada nama jelas pelaku, alamat pun terdata asal-asalan. Sumijan tak putus asa, ia bertanya pada teman-temannya tentang pemilik nomor tersebut. Ia lakukan semuanya demi cintanya pada Sumiyem, sementara sidang gugatan cerai ketiga tengah berlangsung di Pengadilan Negeri Agama (PA) Surabaya, Jalan Madya (28/9/2015).




Loading...
loading...

BERITA LAINNYA