Curhat Menyayat Hati Dalam Buku Harian PSK Kalijodo

Selasa, 23 Februari 2016 - 12:07
Buku Harian Kalijodo

Kawasan prostitusi Kalijodo akan dibongkar dan ditertibkan oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. Penghuni kawasan ini sebagian telah meninggalkan Kalijodo, kafe dan kamar yang biasa dipakai untuk bisnis prostitusi kini berubah total.

Pihak Pemprov DKI Jakarta menerbitkan SPI agar pihak pemilik bangunan mengosongkan Kalijodo. Sejak saat itu para penghuninya mulai meninggalkan kawasan tersebut. Tak terdengar lagi alunanmusik dangdut. Tak terlihat cewek-cewek dengan pakaian ketat dan rok mini. Mereka meninggalkan Klaijodo yang akan ditutup pemerintah.Pemandangan di hampir semua bangunan di daerah tersebut sekarang terlihat berantakan.


Seperti di kafe Mutiara. Puluhan pasang sepatu hak tinggi tergeletak dimana-mana. Ribuan alat kontrasepsi bertebaran di sembarang tempat. Celana dalam, rok, baju, dan foto-foto perempuan tanpa busanaberceceran.Yang menarik perhatian, di antara ceceran barang-barang pribadi PSK, di salah satu kamar terlihat sebuah tulisan kaligrafi Arab terpajang di dinding.Di ujung ruangan, botol minuman, lipstik, bedak, bekas botol parfum, dibiarkan begitu saja.

Para PSK Kalijodo memiliki rahasia pribadinya masing-masing, mereka pun terkadang menuangkan isi hatinya dengan menulisnya dalam buku harian. Di sebuah kamar berukuran1 x 2 meter di Kafe Mega Mas, tertinggal sebuah buku catatan. Buku ini memilikisampul kotak-kotak merah dengan garis kuning di depannya, tertulis sebuah nama 'Dewi. Me:Mas'.

Di dalam bagian awal buku tersebut hanya ada tanggal dan beberapa hitungan.Di halaman selanjutnya juga demikian, kali ini ada hitungan tentang salon dan cucian.Semakin dalam, pemilik buku ini, tak lain adalah PSK di Kafe Mega Mas, menuliskan sebuah catatan hidupnya.Ia mengaku sudah tak lagi kuat dengan aktivitas pekerjaannya saat ini.

"Ya... Allah aku udah gak betah hidup yang ku jalani. Ya Allah bimbinglah aku ke jalan yang benar. Ya Allah... Aku ingin jadi orang yang baik di mata semua orang terutama-Mu. Ya Allah... Kapan semua nich berakihir ya Allah aku udah cape dengan semua nich," tulis pemilik buku diary.

Di kamar lainnya di Kafe Mega Mas juga ditemukan buku diary. Kali ini, buku tersebut tanpa sampul dan terlihat usang. Tak ada nama yang menunjukkan siapa pemilik buku ini.

Di dalam buku tersebut tertulis curahan hati PSK Kalijodo tentang percintaan yang ia alami.Misalnya sepert ini;

"Hidup ini begitu indah dan hidup ini pun begitu adil semenjak kenal dirimu walau pun kita hanya sebatas teman tapi suatu saat nanti aku."

"Andai kamu tau betapa ku merindukanmu. Andai saja kamu tau betapa hidup ini indah di saat bersama mu. Walau pun hanya dalam mimpi indahku saja, tapi suatu saat nanti aku percaya mimpi itu menjadi kenyataan untuk bisa hidup bersama mu my love."

Dalam lembaran di dalam buku juga tertulis sebuah nama 'Via'.

Ia menulis bahwa ia terjerumus ke dunia gelap karena salah pergaulan.

"Via anak malam. Via gadis lugu yang salah pergaulan. Via anak yang baik tapi salah pergaulan."

"Loh tuh lugu, tapi loh sayang. Lugu loh cuma dimanfaatin orang. Loh tuh sebenarnya anak baik tapi loh salah pergaulan."

Sumber : tribunnews






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA