Deteksi Dini Intelijen, Rumah Ahok Dijaga Begitru Ketat

Sabtu, 17 September 2016 - 16:37
Ilustrasi Polisi Berjaga

Rumah Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan keluarga dijaga dengan ketat jelang Pilkada 2017. Bahkan pihak Polda Metro jaya sampai menjaga rumah Ahok di Pluit, Jakarta Utara. Menurut Kombes Awi Setiyono, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Ahok telah mengirimkan surat ke Irjen Moechgiyarto, Kapolda Metro Jaya,untuk pengamanan khusus. Lantaran hal itu Brimob berjaga di sekitar rumah Ahok dan keluarga.

"Terkait pemrintaan pengamanan kita kirimkan Brimob di dekat rumahnya sana di posnya. Ada pos pengamanannya kita lakukan pengamanan karena memang ini sudah mulai pentajapan dan kita akan bicara dari deteksi dini laporan intelijen jangan sampai nanti sampean bilang kecolongan lagi," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (16/9/2016).

Dia menjelaskan pengamanan yang dilakukan adalah langkah antisipasi dari teror menjelang Pemilukada DKI. Apalagi saat ini kegiatan Gubernur DKI sangatlah banyak ran meninjau masyarakat.

"Kita lakukan tadi, kalau memang dimungkinkan ada ancaman ya wajar saja kita lakukan amankan ada Brimob ada Sabhara jangan sampai nanti kita dibilang kecolongan. Dan wajar saja kegiatan Gubernur DKI kita amankan," ungkapnya.

Terkait pengamanan Pemilukada DKI, kata dia, aparat Polda Metro Jaya telah melakukan Operasi Kata Praja 2017. Ketika ditanya apakah pengamanan khusus itu memang diminta oleh Ahok dia membantahnya.

"Itu Gubernur ya, Gubernur bukan pak Ahok. Sebelum-sebelumnya terkait pengamanan kita lakukan. Kita semua yang mengantisipasi. Tidak ada pengawalan ketat. Hanya ada 10 orang kita BKO-kan, sebulan sekali kita rolling di perumahan Pluit," tutur dia.







Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA