Dilaporkan Lantaran Menghina Jokowi, Mendadak Jonru Banggakan Jokowi, Ini Alasannya

Rabu, 06 September 2017 - 10:45
jonru

Jonru Ginting, penggiat media sosial yang kerap 'menyerang' Presiden Joko Widodo (Jokowi), kali ini justru menyampaikan kebanggaannya kepada orang nomor satu di Indonesia itu.

Kebanggaan Jonru disampaikan terkait pernyataan sikap tegas presiden atas aksi kekerasan terjadi di Rakhine State, Myanmar.


"Jokowi sudah membuat pernyataan yang isinya menentang keras pembantaian di Myanmar. Alhamdulillah, terima kasih Pak Jokowi. Saya bangga pada Anda," tulis Jonru di akun Facebooknya, Selasa (5/9/2017).

Selain mengucapkan terima kasih dan bangganya pada Jokowi, Jonru juga berharap presiden mengusir duta besar Myanmar dari Indonesia.

"Dan agar saya lebih bangga lagi, tolong usir dubes Myanmar dari Indonesia ya Pak. Saya yakin Pak Jokowi berani. #SaveRohingya," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi menyesalkan terjadinya aksi kekerasan terjadi di Rakhine State, Myanmar. Presiden menilai, perlu sebuah aksi nyata bukan hanya pernyataan kecaman-kecaman dalam mengatasi aksi kekerasan yang menimpa warga Rohingya itu.

Pemerintah menurut Preside Jokowi dalam pernyataan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (3/9/2017) malam, berkomitmen terus untuk membantu mengatasi krisis kemanusiaan, bersinergi dengan kekuatan masyarakat sipil di Indonesia, dan juga masyarakat internasional.

Berikut ini merupakan pernyataan Jokowi menyikapi kekerasan dan krisis kemanusiaan yang terjadi terhadap etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar:

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

1. Saya dan seluruh rakyat Indonesia, kita menyesalkan aksi kekerasan yang terjadi di Rakhine State, Myanmar.

2. Perlu sebuah aksi nyata bukan hanya pernyataan kecaman-kecaman dan pemerintah berkomitmen terus untuk membantu krisis kemanusiaan bersinergi dengan kekuatan masyarakat sipil Indonesia dan juga masyarakat internasional.

3. Saya telah menugaskan Menlu Republik Indonesia menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak termasuk Sekjen PBB Bapak Antonio Guterres dan Komisi Penasehat Khusus untuk Rakhine State Bapak Kofi Annan dan sore tadi Menlu telah berangkat ke Myanmar untuk meminta pemerintah Myanmar agar menghentikan segala kekerasan. Agar memberikan perlindungan kepada semua warga termasuk Muslim di Myanmar. Agar memberikan akses bantuan kemanusiaan.

4. Untuk penangan kemanusiaan dari konflik tersebut pemerintah telah memberikan bantuan makanan dan obat-obatan. Ini di bulan Januari dan Februari sebanyak 10 kontenir, juga telah membangun sekolah di Rakhine State dan juga segera akan membangun rumah sakit yang akan dimulai Oktober akan datang di Rakhine State.

5. Indonesia juga telah menampung pengungsi dan memberikan bantuan yang terbaik.

6. Saya juga menugaskan Menlu untuk terbang ke Dhaka di Bangladesh dalam rangka menyiapkan bantuan kemanusiaan yang diperlukan pengungsi-pengungsi di Bangladesh. Kita harapkan minggu ini kita akan mengirim lagi bantuan makanan dan obat-obatan.

7. Sekali lagi kekerasan ini harus dihentikan.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada malam ini. Terima Kasih. Wassalamualaikum wr wb.






Loading...
loading...

BERITA LAINNYA