Disindir Lulung Soal Kalijodo, Begini Jawab Ahok

Sabtu, 13 Februari 2016 - 21:09
Ahok Dan Lulung

Abraham Lunggana alias Lulung, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, menilai jika pembongkaran kawasan lokalisasi Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara harus dilakukan tanpa kekerasan.

"Jangan menggunakan kekerasan berdampak anarkis. Menggunakan alat-alat negara. Alat ketahanan alutsista. Itu untuk perang, seharusnya rakyat diajak ngomong yang baik secara manusiawi," kata Haji Lulung, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/2/2016).


Lulung juga menyatakan jika masalah Kalijodo bukanlah preman atau mafia, tapi menyangkut hajat hidup orang banyak.

"Pak Ahok ingin membuat relokasi prostitusi. Sekarang yang ada kenapa tidak dibina. Rakyat bingung omongan pak Ahok kalau mau ditertibkan. Pemerintah lakukan pendekatan dengan baik tanpa melakukan penertiban tanpa kekerasan," katanya.

Karena itu, penertiban harus dilakukan dengan melakukan pendekatan terlebih dahulu dengan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut. Salah satunya dengan menemui tokoh lokal di lokalisasi itu.

"Harus berangkat dari tokoh lokal di situ. Jangan ada lagi beckhoe terbakar. Jangan ada lagi gas air mata. Kalau Ahok tidak sanggup biarkan saya yang ke sana. Saya yakin mereka mengenal saya dengan baik," katanya.

Menanggapi sindiran ini, Ahok pun memberi tanggapan.

"Haji Lulung gini aja deh. Terima kasih sama Pak Haji Lulung yang udah mau bantu. Tanah Abang aja dia nggak bisa beresin," kata Ahok saat menerima pesarta Qlue Indorunners, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (13/2/2016) pagi.

Bahkan tak hanya itu, Ahok juga menyindir Lulung masalah kepemilikan mobil sport mewah Lamborghini. Dimana, mobil Lamborghini Lulung yang dianggap Ahok memiliki STNK bodong pada mobil tersebut.

"Terus bantu, kalau punya Lamborghini itu plat nomor jangan bodong. Biar bayar pajak. Jadi kalau kaya, punya Lambo (Lamborghini) STNK-nya yang bener bayar pajak gitu lho, itu aja bantu kita supaya pendapatan pajak kita nambah," sindir Ahok.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA