Dituduh Penyebab Rina Lepas Hijab, Akhirnya Terungkap Agama Pria Ini

Rabu, 15 November 2017 - 18:35
Faraj Dan Rina

Keputusan Rina Nose melepas hijab tak hanya membuat kaget rekan kerjanya, bahkan keluarga besarnya pun sempat syok. Spekulasi pun beredar. Termasuk keberadaan orang lain yang mempengaruhi keputusan presenter bernama lengkap Nurina Permata Putri itu. Pria itu bernama Faraj Achmad, ciri-ciri fisiknya keturunan Arab. Pria ini dituding memberi dukungan atas putusan Rina Nose. Rina memberi tanda-tanda jika pria ini adalah pelindungnya dan setia mendukungnya apapun putusannya.

There is an amazing woman I know, and her name is Nurina Permata Putri. I learn from her to have a life with compassion and to have a heart that overflows to give. Not many women have the strength that Rina have, her life is EXCEPTIONAL. I am very blessed to know her as my friend, she honors everything that is a life. When we were walking together in the street of New york. I witnessed her thouching a very dirty dog, she just took that moment to show the dog love and care, which I think is very touching and that reminds me exactly why I want to be her friend, her student and travel companion. I would like to tell her, stay who you are, always follow your heart and specially keep dreaming. REMEMBER you are an amazing human being. @rinanose16 #support #love #care #amazing #happiness #life


A post shared by @zackraj on

Lalu siapa Faraj Achmad? Belum ada informasi detail soal Faraj Achmad. Namun di situs profesional Linkedin, tercantum jika Faraj adalah lulusan Master of Business Administration (M.B.A.), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogkyakara. S1nya disebutkan dari Harvard University. Di Linkedin diketahui juga jika Faraj adalah seorang pengusaha atau konsultan.

Faraj Achmad diketahui pula sebagai pengusaha yang kerap bepergian keluar negeri. Bahkan dirinya ketahuan jalan bareng Rina ke sejumlah negara baru-baru ini.

"Ada satu wanita luar biasa yang saya kenal, namanya Nurina Permata Putri. Saya belajar darinya untuk hidup dengan kasih sayang dan memiliki hati yang selalu ingin memberi. Tidak banyak wanita yang memiliki kekuatan seperti Rina, hidupnya adalah luar biasa," kata Faraj tiga hari lalu.

Dalam kunjungannya ke Italia beberapa waktu lalu Faraj kemudian menceritakan pengalaman spiritualnya. Pada postingan ini juga ia mengungkapkan tentang keyakinannya.

Saya sesekali duduk di dalam gereja dan berdoa sesuai agama saya, yaitu islam.
saat saya berada di daerah Europe ataupun us. Saat saya tidak tahu di mana itu masjid, dan saya memang lagi ingin berdoa. Ada sedikit cerita, saya datang dalam gereja di roma. Saat berdoa lalu datang military atau bisa dikatakan police.

Police: why u here, this is not ur place, show me ur id card. "Knapa kamu disini. Ini bukan tempat kamu. Liat id card kamu"

Me: i saw it.

Saya sesekali duduk di dalam gereja dan berdoa sesuai agama saya, yaitu islam. saat saya berada di daerah Europe ataupun us. Saat saya tidak tahu dimana itu masjid, dan saya memang lagi ingin berdoa. Ada sedikit cerita, saya datang dalam gereja di roma. Saat berdoa lalu datang military atau bisa dikatakan police. Police: why u here, this is not ur place, show me ur id card. "Knapa kamu disini. Ini bukan tempat kamu. Liat id card kamu" Me: i saw it. Trus semakin nada tinggi police itu dan saya tetap kondisi diam. Beberapa saat kemudian datang seorang bapa or pastur, dan berkata "son,why u choose our place". Me: karena saya ingin berdoa sesuai agama saya ditempat ini. Karena menurut saya, saya butuh tempat yg tenang untuk berdoa dan menurut saya semua tempat berdoa itu sama, apabila saya salah datang kemari, mohon maafkan saya. Setelah saya selesai menjawab, pastur atau bapa mengusap kepala saya, disaat itu saya sudah selesai dan keluar dari gereja. Lalu polisi itu datang menghampiri saya dan meminta maaf dan berkata "maafkan saya, saya mengira anda salah satu dari terrorist" Saya menjawab "anda menjalankan tugas anda dengan baik dan anda sudah memperlihatkan itu kepada saya, tapi saya hanya ingin menjelaskan satu haL, kita manusia dapat berdoa dimana saja dan kapan saja. "Agama saya baik untuk saya dan belum tentu baik untuk anda" #respect #happiness #love #life #pray #italy

A post shared by @zackraj on

Trus semakin nada tinggi police itu dan saya tetap kondisi diam. Beberapa saat kemudian datang seorang bapa or pastur, dan berkata "son,why u choose our place".

Me: karena saya ingin berdoa sesuai agama saya ditempat ini. Karena menurut saya, saya butuh tempat yg tenang untuk berdoa dan menurut saya semua tempat berdoa itu sama, apabila saya salah datang kemari, mohon maafkan saya.

Setelah saya selesai menjawab, pastur atau bapa mengusap kepala saya, disaat itu saya sudah selesai dan keluar dari gereja. Lalu polisi itu datang menghampiri saya dan meminta maaf dan berkata "maafkan saya, saya mengira anda salah satu dari terrorist"

Saya menjawab "anda menjalankan tugas anda dengan baik dan anda sudah memperlihatkan itu kepada saya, tapi saya hanya ingin menjelaskan satu haL, kita manusia dapat berdoa dimana saja dan kapan saja.

"Agama saya baik untuk saya dan belum tentu baik untuk anda"
#respect #happiness #love #life #pray #italy






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA