Djarot : Pernahkah Saya, Pak Ahok, Pak Jokowi, Meminta Sesuatu Kepada Anda?

Jumat, 06 Oktober 2017 - 09:59
Djarot

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, selama jalannya pemerintahan DKI Periode 2012-2017, baik itu dari mantan Gubernur Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan dilanjutkan oleh dirinya, tidak pernah mereka meminta imbalan apapun dari bawahan.

Hal itu disampaikan Djarot di hadapan Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi, Catur Laswanto, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto, dan Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana, dan sejumlah pejabat Pemprov DKI lainnya, dalam acara peresmian 18 Puskesmas dan 2 RSUD, di Puskesmas Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (4/10/2017).


"Saya, Pak Ahok, dan Pak Jokowi, tidak pernah memberikan pendidikan contoh dan nilai-nilai yang tidak baik. Tanya aja sekarang ini ada Pak Bambang, Pak Catur, Pak Koesmedi," kata Djarot.

"Pernahkah saya meminta sesuatu kepada anda? tidak. Pak Ahok, Pak Jokowi? tidak. Artinya anda betul-betul bebas, independen, tidak punya lagi dalam benaknya untuk menyetor ke atas, tidak ada," sambungnya.

Menurut mantan Wali Kota Blitar ini, jika sampai ada yang memberinya imbalan sebagai balas budi bawahan kepada atasan, maka ia menganggap itu adalah sebuah penghinaan.

"Kalau anda kasih saya, berarti anda menghina saya. Kenapa? karena saya sudah mampu, saya sudah bersyukur atas apa yang saya punya," pungkasnya.

Karena itu, lanjut Djarot, nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh Jokowi, Ahok, dan dirinya dalam mengelola Pemprov DKI secara transparan, jujur dan bersih, diharapkan tetap dijaga meski nantinya berganti pemimpin yang baru.

"Nilai-nilai yang sudah tertanam dengan baik, yang benar-benar bermanfaat, yang benar-benar bisa dilaksanakan, yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan, harus kita pegang teguh, tidak boleh goyah sedikitpun," tegas politisi PDI-P itu.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA