Dulu Teriak Saya Ini Anaknya Hamzah Haz, Dikunjungi Orang Tuanya Langsung Menangis

Kamis, 03 Maret 2016 - 19:20
Ivan Haz

Ivan Haz, memang merupakan anak seorang yang ternama, mantan Wapres Hamzah Haz. Ia sebelumnya menunjukkan kemarahan saat ia terlibat dengan banyak kasus, yang membuat prihatin ketika ia melakukan kekerasan dengan berteriak 'Saya ini anaknya Hamzah Haz'. Namun yang mengejutkan tangisnya pecah saat ayah dan bundanya mengunjunginya di Polda Metro Jaya Rabu (2/3/2016) kemarin.

Ivan Haz alias Fany Syafriansyah disebut-sebut sebagai politisi yang arogan. Hal ini disampaiakn oleh Maman Imanulhaq atau Kiai Maman, seorang anggota MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan). Ivan hanya masuk sekali saja ke gedung DPR, yaitu saat ia dilantik sebagai anggota DPR, selanjutnya tak pernah hadir dalam rapat. Ivan juga kasar pada pembantunya.


Saat anggota MKD berkunjung ke lokasi pemukulan pembantunya dan melihat rekaman CCTV, terlihatkata-kata Ivan yang dinilai arogan

"Melakukan kekerasan dengan arogan. Kalau kawan-kawan dengar kata-katanya mengerikan. 'Kamu tahu tidak siapa saya? Saya ini anggota DPR. Saya ini anaknya Hamzah Haz'. setelah itu dia lakukan kekerasan," imbuh Politikus PKB itu.

Ivan membantah melakukan kekerasan, namun MKD tak tinggal diam.

Pukulan yang berat kini justru dialami oleh Hamzah Haz, di masa tua, ia justru dibuat susah oleh ulah anaknya. Ia pun mengunjungi anaknya di tahanan, memberi wejangan dan nasehat. Istri Hamzah Haz membawakan makanan sayur asam dengan lauk ikan asin kesukaan Ivan. Selain Hamzah Haz dan istri, kakak kandung dan sejumlah kerabat ikut mengunjungi Ivan. Mereka bertemu Ivan selama satu jam. Ivan langsung mencium tangan kedua orangtuanya, ia menangis dalam pelukan kedua orang tuanya. Anggota DPR RI dari PPP ini jadi luluh.

"Yah, tadi kangen-kangenan, cium tangan dan menangis haru. Kemudian ngobrol heart to heart (hati ke hati) ayah dan anak. Dia (Ivan) terbilang anak yang dekat dengan orangtua," terang Tito, pengacara Ivan.

Hamzah memberikan wejangan agar Ivan tidak melupakan salat, berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT. Ia juga meminta Ivan agar tetap berkomunikasi dan tak menutup diri soal masalah yang dihadapinya dengan orang tuanya, fraksi, partai dan penasihat hukum. Ivan kembali menangis.

Hamzah Haz dan istri tampak tertatih menuruni anak tangga gedung Ditreskrimum. Di usia lanjut, mereka direpotkan dengan permasalahan anaknya.

"Kehidupan itu Allah yang mengatur," ucap Hamzah Haz.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA