Farhat Abbas Akhirnya Menyerahkan Diri ke Polda

Jumat, 02 Oktober 2015 - 10:28
Farhat Abbas dengan potongan rambut barunya saat ditahan.

Pengacara Farhat Abbas memang terkenal sebagai pengacara kontroversi dengan cuitannya yang kerap menyindir seseorang. Salah satunya cuitan Farhat mengenai anak Ahmad Dhani, Abdul Qadir Jaelani alias Dul yang menjadi tersangka kasus kecelakaan di Tol Jagorawi, tahun 2013 silam.

Namun, cuitan tersebut justru mengundang respon Dhani yang merasa tidak terima dengan nyinyiran Farhat. Hingga akhirnya, Dhani melaporkan kasus tersebut Polda Metro Jaya, atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah.


Dengan nomor laporan polisi LP/4305/XII/2013/PMJ/Dit Reskrimsus, Ahmad Dhani melaporkan Farhat Abbas ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah sesuai Pasal 27 (3) jo 45 UU ITE (menyerang kehormatan dan nama baik), Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP dengan ancaman di atas 6 tahun serta denda 1 M.

"Saya terpaksa melaporkan pengguna twitter yang mengganggu. Karena semenjak September cukup menguras kesabaran, sampai Desember masih twit yang mencemarkan nama baik, menyerang kehormatan, bohong dan lain-lain," ujar Dhani, Selasa (3/12).

Dengan adanya laporan tersebut, kasus antara Farhat dengan mantan suami Maia Estianty ini semakin memanas. Bahkan untuk mempertahankan diri, Farhat juga melaporkan Dhani ke pihak yang berwajib.

Lewat akun twitternya, Farhat Abbas menyatakan sudah melaporkan Dhani ke Polda Metro Jaya, Selasa (3/12). Selain Dhani, dua anaknya, Al dan El juga akan diikut sertakan dalam laporan tersebut.

"Hari ini gue juga resmi melaporkan si tukang kawin diam2 dhani & el, al, serta 2 pengacaranya ke polda metrojaya. #selamatrepot," tulis Farhat di akun twitternya @farhatabbaslaw.

Tidak diketahui kapan Farhat datang ke Polda. Namun Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto membenarkan kalau suami Nia Daniati itu sudah membuat laporan tentang pengancaman.

Hal ini justru membuat Dhani mengaku semakin ingin melanjutkan kasusnya sampai akhir, walau pun Farhat ingin berdamai. Hingga akhirnya, perseteruan antara keduanya memasuki babak baru. Pihak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sudah menerima SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan).

Dalam surat bernomor B/16117/XII/2013/Datro tertanggal 12 Desember 2013 tersebut, tertulis Farhat Abbas sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Ahmad Dhani. Pasal yang dikenakan yakni Pasal 310, 311 KUHP dan Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 ayat 3 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sayangnya, nyali Farhat seakan menciut setelah ditetapkan sebagai tersangka. Mantan suami Nia Daniati itu memohon damai pada Dhani agar masalahnya tidak berlanjut ke meja hijau. Namun melalui kuasa hukumnya, Dhani menegaskan kalau tidak akan ada langkah damai yang akan ditempuhnya.

Tak kalah akal, Farhat pun mencoba menunda panggilan polisi dalam statusnya sebagai tersangka karena alasan kampanye. Namun, Penyidik Polda Metro Jaya memberi sinyal akan menolak permohonan Farhat Abbas untuk menunda pemeriksaan, karena kurun waktu penundaan yang diminta Farhat terlalu lama.

Segala cara sudah dilakukan Farhat Abbas agar terhindar dari hukuman penjara. Sayangnya, Ahmad Dhani selaku pelapor kasus pencemaran nama baik, tetap pada pendirian untuk melanjutkan kasusnya.

"Belum (sepakat). Kami sudah melakukan berbagai upaya. Melalui kuasa hukumnya, juga melalui beberapa orang yang dekat dengan Dhani, tetapi belum ada perkembangan," ucap pengacara Farhat Abbas, Elza Syarief di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (21/4).

Setelah beberapa kali menjalani pemeriksaan, Farhat mengajukan permintaan maaf dari Dhani. Ia berharap Dhani akan membuka pintu damai baginya.

Sayangnya, cara yang dilakukan seakan tidak memberi jalan untuk Farhat. Setelah melalui proses penyelidikan, berkas kasusnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Meski perkembangan kasus ini terkesan sangat lambat, sidang perdana kasus perseteruan Farhat Abbas dan Ahmad Dhani akhirnya dilangsungkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/8). Seolah tak jera, Farhat mengajukan praperadilan atas statusnya sebagai tersangka.

Lagi-lagi langkah Farhat tidak berhasil, Majelis Hakim memutuskan untuk menolak permohonan tersebut. Namun, pengacara kondang ini menegaskan akan kembali mengajukan sidang praperadilan kedua. Ia juga berjanji akan menyiapkan materi lebih matang lagi agar tak menemui kekalahan untuk kedua kalinya.

Namun ketika penyidik Kepolisian memberikan panggilan untuk Farhat ke kediamannya guna meminta keterangan, pengacara tersebut dua kali mangkir. Padahal, setelah berulang-ulang dilengkapi, laporan Ahmad Dhani akhirnya sudah P21, dan artinya siap untuk disidangkan.

Mengetahui hal itu, pihak kepolisian langsung bertindak cepat dan mencari Farhat. Senin (14/9), sebuah sidang pra-peradilan kedua diajukan sang pengacara kontroversial itu melalui kuasa hukumnya. Seperti yang sudah bisa ditebak, Farhat tak menampakkan batang hidungnya.

Menanggapi tudingan publik bahwa Farhat sengaja kabur dari panggilan pihak pengadilan, kuasa hukum Farhat, Burhanuddin punya pendapat sendiri. Usut punya usut, putra dari Said Abbas itu kini tengah sakit.

"Perlu dimengerti jika tidak ada bahasa Farhat melarikan diri. Saya kira bisa dihargai itu semua. Jadwalnya memang padat jadi kesehatannya terganggu. Kemarin dia chek-up di Singapura, mungkin masih di sana, tapi bentar lagi balik," ujarnya.

Akhirnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang diketuai Yuningtyas Upiek, memutuskan menolak eksepsi keberatan yang diajukan Farhat Abbas dalam sidang praperadilan.

"Permohonan pemohon catat hukum dan tidak dapat diterima," ucap hakim saat membacakan putusan yang dibacakan dalam ruang persidangan, Selasa (30/9). Dilanjutkan dengan ketok palu sebagai penanda itu adalah putusan final.

Tak lama berselang, pengacara tersebut ternyata mengambil inisiatif untuk menyerahkan diri. Hal ini diketahui dari pengacara Ramdhan Alamsyah yang ikut menangani kasus perseteruan Dhani.

"Iya dong bener (Farhat sudah ditangkap). Sekarang sudah di Polda," tutur Ramdhan melalui BBM, Kamis (01/10).

Pasca menyerahkan diri ke Polda, Farhat lantas dibawa ke Kejati sebentar dan langsung diarahkan ke Kejari. Dari laporan awal Ahmad Dhani itu Farhat kini sudah menjadi tersangka dan kasusnya sudah P21 sehingga siap sidang.

Sumber: Merdeka.com






Loading...
loading...

TAG


Loading...

BERITA LAINNYA