Gadis Remaja 15 Tahun Berhubungan Intim Di Mobil, Mendadak Pingsan Tewas Akibat ini

Senin, 01 Januari 2018 - 15:16
Ilustrasi

Seorang gadis Rusia bernama Alena Styukhina (15) meninggal saat berhubungan seks dengan kekasihnya, Boy Artyom Dorogov (22), di dalam mobil. Diduga, remaja itu tewas lantaran terlalu banyak menghirup gas beracun dari mobil jenis Lada Priora yang diparkir di dalam sebuah garasi.

Polisi menjelaskan, kejadian terjadi di Desa Zemetchino, Oblast Penza, Rusia. Alena, yang tinggal di desa tetangga, diyakini bertemu dengan Dorogov saat mengunjungi kerabatnya.


Saat kunjungan tersebut, keduanya pergi ke sebuah garasi di mana Dorogov, yang disinyalir terlibat dalam balap liar, terus menyalakan mobilnya. Kemudian, di situlah pasangan muda mudi itu mulai berciuman, menanggalkan pakaian, dan berhubungan seks.

Ketika berhubungan seks dengan Alena, Dorogov masih terus menghidupkan mesin mobilnya, meski pintu garasi ditutup. Alasannya agar udara di sekitar mereka tetap hangat.

Akibatnya fatal, ruangan di sekitar mereka jadi cepat terisi gas karbon monoksida yang mematikan. Alena dan Dorogov pun merasa pusing. Mereka memutuskan untuk mematikan mesin mobil.

Setelahnya, Dorogov berusaha keluar dari dalam mobil dengan maksud ingin mencari udara segar, tapi ia pingsan seketika. Begitu pula Alena, dia pun tak sadarkan diri.

Ketika sadar, Dorogov langsung bergegas keluar dari dalam mobil dan meninggalkan Alena yang masih pingsan. Dorogov langsung menuju rumah sanak saudaranya dan menceritakan apa yang telah terjadi.

Mereka memanggil ambulans, tapi nahas, nyawa Alena sudah tak bisa diselamatkan. Polisi yang menangani kasus ini telah mengamankan Dorogov, menuduhnya telah melakukan pembunuhan tanpa disengaja dan melakukan hubungan seks dengan gadis di bawah umur.

"Korban (Alena) berusia di bawah 16 tahun, kemudian tersangka (Dorogov) melakukan hubungan seksual dengannya di mobil Lada Priora. Mesin mobil dinyalakan agar tetap hangat, kemudian pintu garasi ditutup. Otopsi menunjukkan gadis itu meninggal karena keracunan karbon monoksida," ujar juru bicara kepolisian, seperti mengutip dari Metro, Sabtu (30/12/2017).






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA