Gaji Sopir Anggota DPRD DKI Jakarta Mulai Tahun 2017 Ditanggung Pemprov DKI

Jumat, 23 Desember 2016 - 11:21
Plt Gubernur Dan Ketua DPRD DKI Jakarta

Mulai tahun 2017, gaji sopir pribadi DPRD DKI Jakarta ditanggung olehPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Hal ini dijelaskan juga olehSekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, ia menuturkan jika tanggungan ini berawal darikeluhan anggota DPRD DKI Jakarta. Pasalnya, selama ini, anggota dewan yang menanggung gaji sopir tiap bulannya.

"Makanya anggota dewan ngeluh, karena mereka kan gajinya cuma terima Rp 40 jutaan (tiap bulan). Nah (gajinya) buat bayar sopir, buat bayar ini itu, habis deh," kata Saefullah, Kamis (22/12/2016).


Nantinya, sopir anggota DPRD DKI Jakarta akan dijadikan sebagai tenaga kontrak atau setara pekerja harian lepas (PHL). Sopir-sopir ini akan mendapat gaji sebesar nilai upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2017 atau sebesar Rp 3,3 juta tiap bulannya.

"Jadi saya pikir wajarlah kalau sopir anggota dewan dibayari dengan status PHL. Nah nanti kontraknya individual antara Sekwan dengan pihak yang bersangkutan, individual. Persis kayak PHL yang lain," kata Saefullah.

Adapun anggaran untuk pembayaran gaji sopir anggota DPRD DKI Jakarta sebesar Rp 4 miliar pada APBD 2017.

"Dihitung saja, tiap anggota dewan kan 1 sopir. Kemudian dikali gaji dikali 13 bulan, kalau PHL kan dapat gajinya 13 kali ya. Ketemu deh angkanya," ucap Saefullah.




loading...

BERITA LAINNYA