Guru Besar Unair Bunuh Diri Tinggalkan Pesan Terakhir

Sabtu, 26 September 2015 - 20:17
Ilustrasi Bunuh Diri

Kematian guru besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) di kampus Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya, membuat polisi terus menyelidiki kematian pria ini.

Pria warga Perum Galaxi Bumi Permai F-6 nomor 4 Surabaya ini diduga kuat melakukan bunuh diri. Prof Dr drh Ngakan Ketut Laba Mahaputra MSc (62) ditemukan tewas terjun dari tower MIPA ITS pada Kamis (24/9/2015) petang. Mayat pria ini ditemukan pertama kali oleh Romli, seorang pekerja ITS. Mayatnya ditemukan di bawah tower MIPA ITS pada pukul 16.30 WIB.

Pada hari Kamis tersebut, korban berjalan-jalan bersama dengan menantunya yang bernama Ahmad Wiza Faruqi. Keduanya berkeliling di kompleks kampus ITS dengan berjalan kaki. Di saat jalan, Ngakan meminta menantunya pulang. Sang menantu menuruti keinginan sang mertua. Ngakan berada sendirian dekat tower ITS. Sang mertua memberitahu menantu akan mengabarai sang menantu via ponsel.

Dan akhirnya pesan SMS itu benar-benar dikirimkan ke ponsel si menantu, namun bukan kabar jika dirinya selesai jalan-jalan. Namun permintaan maaf dan pesan terakhir dari sang mertua.

Ngakan Ketut diduga depresi lantaran sakit keras yang dialaminya, ia mengidap penyakit infeksi larva strongylus (cacing kuda), Penyakitnya tak kunjung sembuh hingga membuatnya putusasa.




loading...

BERITA LAINNYA