Guru Ngenes, Ditipu Orang Asing Yang Mengaku Jenderal Amerika

Minggu, 13 September 2015 - 23:01
Ilustrasi Penipuan

Sungguh malang nasib Sri Mundiyah, seorang guru dan juga kepala sekolah di Semarang. Wanita berusia 52 tahun ini berhasil ditipu oleh seorang warga asing yang mengaku-ngaku sebagai Jenderal Hwande Paul di akun Facebook. Ternyata dalang di balik penipuan ini ada tiga orang, dan ketiganya akhirnya berhasil ditangkap olehDirektorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Gara-gara tergiur keuntungan, ibu kepala sekolah ini sampai habis-habis tertipu tiga WNA benua Afrika ini. Bu Sri mau saja setor uang ratusan juta hanya demi tawaran semu akun palsu Jenderal Hwande Paul.


Ibu Sri mendapat tawaran kerjasama dari akun Facebook palsu dengan nama Jenderal Hwande Paul. Si Jenderal mengaku sebagai tentara Amerika Serikat yang sedang bertugas di Suriah. Jenderal palsu pun menawarkan bisnis dengan Sri, ia ingin menitipkan uang pada Sri senilai 5 juta USD. Si jenderal palsu ini mengaku istrinya telah meninggal dunia, dan ia harus mengasuh dua anaknya di Suriah. Ia minta tolong Sri untuk titip uang 5 juta USD hasil memberantas narkoba. Pelaku berdalih di luar negeri dilarang menyimpang uang tersebut, sehingga ia titipkan ke Sri, ia juga mengaku tak punya kenalan di Indonesia.

Tergiur keuntungan yang didapat dari uang titipan itu, Sri pun akhirnya gampang ditipu. Jenderal palsu ini mengaku akan datang ke Jakarta bersama pengirim uang 5 juta USD. Kemudian Sri ditelpon seorang yang mengaku kurir uang 5 juta USD, ia mengaku bernama Ade Iryani. Si Ade Aryani ini meminta agar Sri mentransfer uang senilai 9,5 juta, hal ini diikuti oleh Sri. Kemudian Aryani minta transfer lagi 35 juta karena uang sebelumnya masih kurang. Sri yang menilai keuntungan yang didapat jauh lebih besar, akhirnya mentransfer senilai 35 juta. Hari berikutnya ia minta uang dan ditransfer 65 juta rupiah.

Si kurir mengaku mendapat tugas mendadak ke Suriah, sehingga uang 5 juta USD dititipkan ke perwakilan United Nation (PBB) di Indonesia, pria ini bernama Jackson Chukwukere Oris (41) alias Gabriel, seorang berkebangsaan Nigeria. Sri pun menjalin komunikasi dengan Gabriel, untuk meyakinkan Sri, Gabriel bahkan mengundangnya datang ke apartemen miliknya di Thamrin Residence, tower 7, lantai 21.

Gabriel kemudian menunjukkan koper berisi uang Dollar dan boks putih yang ada cap merahnya. Uang dalam koper memiliki tanda cap lambang United Nation (PBB), untuk menghilangkan lambang ini butuh cairan kimia khusus. Gabriel meminta Sri untuk membeli cairan tersebut senilai 3,5 Miliar. Sebagai uang muka, Sri diharuskan membayar senilai 20 % atau 700 juta rupiah. Sri pun hanya menuruti permintaan Gabriel, ia bahkan meminjam uang ke rentenir senilai 500 juta. Ia hanya mendapat pinjaman 450 juta dan harus mengembalikan uang tersebut terakhir tanggal 17 September. Sri pun menjaminkan kos-kosan 80 kamar miliknya, kos-kosan ini akan diambil alih jika Sri tak mampu membayar uang yang dipinjamnya.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA