Hati-Hati, Ini Cara Porter Maskapai Menguras Habis Isi Tas Penumpang

Minggu, 03 Januari 2016 - 14:49
Porter Curi Isi Tas Penumpang

Rekaman CCTV menunjukkan seorang porter mencoba membuka tas milik penumpang pesawat, aksinya yang terekam ini kemudian dilaporkan ke polisi. Akhirnya Polresta Bandara Soekarno hatta Tangerang menangkap oknum porter maskapai Lion Air ini. Pelaku mengenakan seragam orange lengan dan celana panjang. Ia mengangkat tas koper merah perlahan-lahan, tas kemudian dibuka, pelaku melihat dan memeriksa isi dalam tas.

Namun ia tak sadar aksi jahatnya terekam kamera pengintai Angkasa Pura II. Kejadian ini berlangsung di pengujung tahun 2015 kemarin. Porter ini terlihat mengutil isi tas penumpang dalam rekaman kamera. Ia leluasa mencari barang milik berharga milik penumpang untuk disita.

PT Angkasa Pura yang mengetahui hasil rekaman CCTV tersebut segera mengadu ke polisi. Pihaknya bekerja sama dengan penegak hukum guna meringkus sindikat pembobol tas milik penumpang di Bandara Soetta.

Petugas melakukan penggerebekan terhadap para pelaku yang tertangkap basah melalui rekaman kamera pengintai. Para pelaku tak melakukan perlawanan saat dibekuk aparat.

Aksi polisi yang mengamankan oknum porter ini juga terekam CCTV. Dalam pengusutannya petugas berhasil mengamankan empat pelaku.

"Ada empat tersangka oknum porter yang melakukan pencurian kami amankan," ujar Kapolres Bandara Soetta, Kombes Rockye Langgie pada Sabtu (2/1/2016).

Keempat pelaku ini di antaranya A, M, S, dan AN. Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti seperti beberapa unit telepon genggam dan tumpukan uang pecahan Rp 2.000.

"Kami masih melakukan pengembangan terkait kasus ini. Diduga masih ada tersangka lainnya dalam perkara tersebut," katanya.

Rockye berharap pihak maskapai penerbangan juga melakukan pengawasan ketat agar insiden itu tak terulang kembali. Karena sejumlah penumpang resah dengan adanya kejadian ini.

Sedangkan satu dari pelaku yaitu S mengaku nekat melakukan aksi pencurian lantaran faktor lingkungan pekerjaannya. Aksi jahat oknum para porter ini terbilang sudah terorganisir.

"Dapet tekanan dari senior - senior buat mencuri," papar S.







Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA