Heboh Orang Utan Hamil Oleh Petugas Kebun Binatang Surabaya

Sabtu, 19 Desember 2015 - 23:20
Orang Utan

Kabar aneh diberitakan oleh beberapa media asing mengenai Kebun Binatang Surabaya (KBS). Seekor orang utan dihamili oleh petugas KBS, aksinya terungkap lewat rekaman kamera CCTV. Kabar ini pun diberitakan media online lokal dan juga asing. Beberapa media online dari Malaysia dan Singapura misalnya, ikut mengunggah berita ini di situs mereka.

Sayang, karena beberapa media itu mengutip dari media yang kerap memberitakan berita hoax, yakni World News Daily Report. Website ini mengklaim sebagai situs Israel. Banyak dari pemberitaan mereka yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dalam beritanya, mereka menulis : petugas yang menghamili orang utan itu berusia 38 tahun.

Seorang petugas KBS bernama Akhiroel Yahya, yang disebut-sebut sudah bekerja selama 14 tahun, yang menceritakan peristiwa ini.

"Beberapa binatang memang terangsang ketika tiba waktu mereka makan. Tapi apa yang membuat kami heran, ketika kami menemukan Marylin, salah satu orangutan tertua di sini, hamil. Aneh karena dia tidak pernah berhubungan dengan orangutan lain, karena sifatnya yang agresif. Jadi tak masuk akal kalau dia hamil," kata Akhiroel, sebagaimana ditulis World News Daily Report.

Situs ini juga menulis keterangan yang disampaikan seseorang bernama Abdoel Hakim, yang ditulis sebagai 'Zoo Director' atau 'Direktur Kebun Binatang'.

"Awalnya kami tak tahu apa yang terjadi. Marylin sudah dipisah selama 10 tahun, ini sebuah misteri. Tapi ketika kami sudah menaruh kamera di beberapa titik, baru kami tahu apa yang terjadi," kata Abdoel Hakim.

Benarkah kabar ini? Kepala Badan Pengawas KBS, Heri Purwanto mengaku juga terkejut mendengar kabar ini.

"Saya tidak tahu, juga baru mendengar kabar ini. Kondisi di KBS juga sebelumnya tenang-tenang saja. Tadi saya dapat berita ini dari orang lain, dan saya juga kaget sekali," kata Heri. Meski demikian, Heri memastikan kalau berita ini hanya berita bohong. Menurut dia, tidak ada Direktur KBS yang bernama Abdoel Hakim.

"Ini hanya ulah orang yang mau buat nama KBS jadi jelek," kata Heri.








Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA