Ingin Poligami Malah Jadi Korban Poliandri

Selasa, 27 Oktober 2015 - 19:16
Ilustrasi Poligami

Praktek poligami beritanya banyak terdengar di Indonesia, namun orang masih awam dengan Poliandri, alias wanita memiliki suami lebih dari satu. Meski demikian, praktek poliandri masih ada, pelakunya pun masih ada. Salah satunya adalah Sumiyah (35). Sumiyah ingin poliandri dengan seorang wartawan di Surabaya sebut namanya Jumanto (39).

Sebenarnya Jumanto sudah punya istri, dan ia ingin menjadikan Sumiyah sebagai istri keduanya. Ia pun menanyakan proses poligami di Pengadilan Agama (PA), Jalan Ketintang Madya. Namun sayangnya, Jumanto kalah cepat dengan Sumiyah, Sumiyah telah mendaftarkan pernikahan poliandrinya sebelum Si Jumanto mendaftar poligami.


Hal ini diiketahui Jumanto saat mendaftarkan poligaminya, Kamis (3/9/2015). Jumanto merasa kaget, pendaftaran poligaminya didahului. Ia sudah diijinkan Mawar, istrinya untuk menikahi Sumiyah, bahkan saat mendaftar akan ditemani si Mawar. Mawar sakit-sakitan, dan memperbolehkan Jumanto nikah lagi.

Jumanto merasa ditipu mentah-mentah oleh Sumiyah. Ia justru dijadikan korban poliandri Sumiyah, Jumanto pun menemukan surat nikah Sumiyah dengan suaminya yang di Malaysia. Jumanto merasa ditipu, karena kepadanya, si Sumiyah mengaku sudah pisah dengan suaminya sewkatu masih sama-sama bekerja di Malaysia. Lebih lanjut, ternyata Sumiyah mengakui ingin poliandri.

Senin (7/9/2015), Jumanto mengecek formulir pendaftaran di Pengadilan Agama, dan Sumiyah memang menulis poliandri dan bukan poligami.

Wanita semprul. Tidak ada hukum perdata di Indonesia yang memperbolehkan poliandri, kecuali secara adat, kata Jumanto kesal.

Ternyata Jumanto bukan korban poliandri pertama Sumiyah, Sumiyah ternyata pernah menikah secara siri dengan beberapa pria. Bahkan ia pernah menikah dengan seorang pria bernama Tukijan dan hamil. Tentu saja Jumanto kesal, ia merasa diperalat hanya untuk menutupi aib Sumiyah yang hamil dengan Tukijan.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA