Ini Kriteria Sosok Wagub Pilihan Ahok

Selasa, 29 Desember 2015 - 14:07
Basuki Tjahaja Purnama

Pemilihan Gubernur DKI Jakarta akan digelar pada tahun 2017, Basuki Tjahaja Purnama hampir dipastikan akan berlaga lagi. Ahok bakal menghadapi lawan-lawan berat di tahun 2017, ia juga membutuhkan sosok wakil yang bisa membantunya kelak.

Mengenai pendamping di Pilkada 2017, diam-diam Ahok sudah mulai menyaring nama-nama yang ada, ia pun membocorkan kriteria wakil yang diinginkannya.


"Ya saya pengennya wakil saya PNS, supaya stigma PNS yang malas, bodoh, korup bisa kita patahkan. Nah ini stigma PNS yang mau kita ubah," jelas Ahok di Balaikota, Jakarta, Senin (28/12/2015).

Namun, kata Ahok, lawan politiknya tak akan tinggal diam.

"Kalau kita bisa ngajak PNS, nah orang bakal lihat track record PNS ini. Pasti pesaing akan cari kelemahan kita. Saya aja udah dicari-cari dari sekarang. Misalnya saya ngajak PNS A, nih orang cari nih kelemahannya. Kalau enggak ketemu berarti stigma PNS bisa hilang," lanjut Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu tidak menutup kemungkinan adanya PNS dari Jakarta dan dari kementerian yang akan mendampinginya. Beberapa sosok sudah masuk dalam radarnya.

"Adalah, kita sudah terawang nih. Ada tim kita lagi cari track record-nya seperti apa. banyak yang jujur kok," lanjut dia.

Saat ini, baru Sekretaris Daerah Saefullah yang muncul namanya dan menjadi balon gubernur dari Partai Gerindra. Selain itu, ada beberapa nama PNS eselon I yang tengah diliriknya, seperti Deputi Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Oswar Mudzakir Mungkasa, Kepala BPKAD Heru Budi Hartono, dan Mantan Deputi Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Sarwo Handayani atau Yani.

"Ya salah satu Sekda masuk, Deputi Pak Oswar, Pak Heru enggak tau saya berani atau enggak karena harus berani mundur. Bu Yani sudah lewat, cari yang muda saja," ungkap Ahok.

"Kalau harus memilih, saya ambil PNS meskipun resiko saya enggak kepilih lagi. Saya ingin menghilangkan stigma PNS yang malas, bodoh, korup. Itu saja," pungkas Ahok.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA