Ini Tanggapan Menohok Pramono Anung Terhadap Nyinyiran Fadli Zon Dan Fahri Hamzah

Rabu, 08 November 2017 - 11:25
Fahri Hamzah Dan Fadli Zon

Hajatan pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai kritik dari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah karena jumlah undangannya melebihi 400, sebagaimana batas maksimal yang diperkenankan dalam Surat Edaran MenPANRB Tahun 2014. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menanggapi.

"Ini sederhana nggak sih menurut kalian?" ujar Pramono bertanya balik kepada wartawan di depan Graha Saba Buana, Jl Letjen Suprapto, Surakarta, Selasa (7/11/2017).


Wartawan tak mau ikut beropini menjawab pertanyaan itu. Menurut Pramono, pernikahan ini terbilang sederhana untuk kelas presiden.

"Lha wong Presiden yang sangat merakyat dan sederhana. Kalau menurut saya terlalu sederhana. Lihat saja, karpetnya bekas dan karpetnya juga ngelupas-ngelupas. Sekelas Presiden, begitu loh," kata Pramono.

Dia menjelaskan pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Afif Nasution adalah pesta rakyat. Penyelenggaraannya juga mengundang masyarakat segala kalangan.

"Makanya yang datang ada tukang becak, pengamen, ada orang yang jualan di pasar. Ini menunjukkan betapa merakyatnya presiden kita. Yang datang banyak. Kenapa datang banyak? Karena banyak yang tidak mendapat undangan pun pengin datang. Ribuan," ujar Pramono.

Soal lokasi acara pernikahan Kahiyang-Bobby, pilihan pihak Jokowi juga sederhana. Dia memilih menikahkan anaknya di gedung milik sendiri, Graha Saba Buana, pada Rabu (8/11) besok.

"Dan gedungnya juga milik sendiri. Padahal Presiden mempunyai hak untuk menikahkan anaknya di Istana," kata Pramono.

Juga, Jokowi tidak meliburkan diri dari pekerjaannya sebagai presiden. Hari ini dia masih melakukan kegiatan di Sragen, Jawa Tengah. Pada 9 November, Jokowi menemui Presiden Korea Selatan di Istana Bogor. Pada 10 November, Jokowi berangkat ke Vietnam untuk menghadiri acara KTT APEC, dilanjutkan ke Manila, Filipina, untuk acara KTT ASEAN.

"Hanya besok, sehari penuh beliau di acara pernikahan ini," kata Pramono.

Namun, menurutnya, kritik dari Fahri Hamzah adalah kewajaran dalam berdemokrasi.

"Lebih baik dikritiklah. Kita terima kasih kalau dikritik," kata Pramono.

Padahal saat Setya Novanto mantu tahun 2015 dengan 3000 undangan dan sangat mewah toh Fahri Hamzah tidak mengkritik.

Satu Cuitan Fadli Zon Tentang Presiden Jokowi Ini Dibalas 2000 Lebih Nyinyiran Warganet

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, mengunggah cuitan tentang Presiden Jokowi yang menikahkah anaknya Gibran Rakabuming Raka dan Kahiyang Ayu dalam periode 3 tahun jabatannya. Cuitannya ini mendapat lebih dari 2600 komentar yang berisi nyinyiran dari warganet. Sampai pukul 20.00 WIB, Wakil Ketua DPR RI ini mendapat dua ribu lebih komentar balasan atas cuitannya tersebut. Kebanyakan dari warganet yang berkomentar mem-bully cuitan Fadli Zon.

@teguharsn: "Bayar pake uang rakyat gak kerja malah ngetwit."

@WenDMegs: "Lu ndiri kerjanya apa aja? Digaji negara utk nyinyir?"

@chezzyen81 Wkwkwwk....ada aja koment nya msa nikahin anak hrs tunggu gk jdi presiden.... kok bisa ya jdi anggota....bihun

Pemilik akun @IraSKaminsky menulis, "Pak Harto nikahkan 2 anaknya bersamaan mBak Tutut dan Mas Sigit di Istana Bogor, 1972. #JokowiMantu. Pak @fadlizon?"

"Pa kabar Agus dan Ibas? Yg lebih senior lagi, pa kabar Tutut? Mamiek? Tommy? Waktu nikah profesi bapaknya apa? Tukang pijet?" tulis akun @AndeeLie.

"SBY nikahkan kedua anaknya pas jd presiden. Dan di Istana pulak. Trus masalahnya di mana? Benci memang merusakkan akal sehat dan hati. Busuk," lanjut akun @kisbet_.
Pemilik akun @hanicuit berkomentar, "Astaga pak.. masa nikahin anak jg anda nyinyir sih? Anda nih seorang Ayah bkn???"

"Misal saya kontra Jokowi pun tidak etis mentweet urusan keluarga, terlebih di akun pribadi seorang pejabat negara," tulis akun @JejenBuljem.







Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA