Inilah 5 Hal Tentang Hakim Kisworo, Hakim Ketua Sidang Kasus Mirna

Senin, 31 Oktober 2016 - 12:41
Kisworo Dan Jessica

Kasus kematian Wayan Mirna Salihin telah ketuk palu, Kamis (27/10/2016) kemarin. Majelis hakim telah menjatuhkan vonis hukuman terhadap Jessica Kumala Wongso selama 20 tahun penjara. Vonis dijatuhkan oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai olehKisworo. Vonis ini pun menimbulkan pro kontra, ada yang setuju lantaran dinilai vonisnya tepat, ada yang marah karena vonisnya dinilai kurang berat.

Ternyata ada 5 hal mengejutkan tentang Hakim Ketua di sidang Jessica tersebut.

1. Membuat pengunjung sidang tertawa


Bukan cuma membuat deg-degan, ternyata hakim Kisworo juga pernah membuat pengunjung sidang tertawa. Hal ini terjadi pada sidang Jessica yang digelar pada Kamis (22/8/2016). Kejadian diawali oleh Hidayat Bostam yang saat itu memimpin kuasa hukum Jessica Wongso bertanya ke saksi ahli pidana Universitas Brawijaya, Masruchin Ruba'i.

Hidayat bertanya tentang barang bukti yang tak ada korelasinya tetap dapat disita.
Namun karena pertanyaan Hidayat terkesan berbelit-belit dan tidak tepat Kisworo pun menyahut "Pertanyaannya apa?" dan "Masa ahli ditanya racunnya di mana." Pertanyaan dari sang Hakim Ketua tersebut justru mengundang tawa dari pengunjung sidang.

2. Dianggap memihak Mirna

Nasrul Dongoran, anggota Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI), menganggap tiga hakim, termasuk Kisworo yang menangani perkara Jessica Kumala Wongso tidak adil selama persidangan.

Mereka dianggap tidak menjunjung kesetaraan hukum dan terkesan memihak Mirna.
Dalam persidangan, hakim dianggap cenderung membela Mirna dan mengesampingkan Jessica. Salah satunya saat salah satu hakim menyimpulkan Mirna meninggal karena minum kopi berisi sianida.

3. Dilaporkan ke Komisi Yudisial

Kisworo beserta dua hakim anggota di sidang Jessica ternyata sempat dilaporkan ke Komisi Yudisial. Pelaporan dilakukan oleh Aliansi Advokat Muda Indonesia (AAMI) bersama dengan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) pada Senin, 19 September 2016.

Mereka menuding majelis hakim selama 22 kali persidangan berlangsung, menunjukkan sikap yang melanggar etika. Saat itu Kisworo mengaku tidak ambil pusing dan akan patuh jika memang di panggil oleh Komisi Yudisial.

4. Sebut Jessica keji dan sadis

Kisworo sempat menyebut perbuatan Jessica keji dan sadis. Saat itu ia tengah membacakan pertimbangan hal yang memberatkan dalam putusan Jessica, pada Kamis (27/10/2016) lalu.

"Akibat perbuatan terdakwa, telah mengakibatkan korban Wayan Mirna Salihin telah meninggal dunia," ujar Kisworo.

"Dua, perbuatan terdakwa adalah keji dan sadis tersebut dilakukan terhadap teman terdakwa sendiri," imbuhnya.

5. Tersenyum gara-gara microphone

Insiden lucu sempat terjadi di sidang Jessica yang ke-31 pada Kamis (20/10/2016) lalu. Sebuah microphone dengan penyangga setinggi 5 meter jatuh dan menimpa kepala salah satu pengunjung yang hadir di ruang sidang.

Hal tersebut membuat Kisworo nampak tersenyum sesaat dan kemudian kembali memasang muka serius. Microphone tersebut diketahui adalah milik salah satu stasiun televisi yang tengah meliput.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA