Jangan Om, Jangan Bunuh Ibu!

Minggu, 18 Oktober 2015 - 09:35
Keluarga Dayu

Heri (39) merupakan pembunuh yang sadis dan beradarh dingin, ia membantai Dayu Priambarita (45) dan putranya Yoel Immanuel (5) secara kejam. Dayu ditusuknya berkali-kali di depan mata putranya yang masih kecil. Ia menghabisi keduanya di kediaman mereka di kompleks Aneka Elok, Cakung, Jakarta Timur. Yang membuat hati miris, Yoel sang anak bahkan berteriak memohon ibunya agar tak dibunuh oleh pelaku. Namun Heri dengan sadisnya kemudian membunuh Yoel juga.

Heri menuturkan semua hal yang dialaminya kepada Kombes Krishna Murti,Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Saat itu sedang menusuk sang ibu berkali-kali, Yoel yang melihat pun berteriak 'jangan om, jangan'.


Heri yang mendengar permohonan Yoel semakin bengis, Yoel dihampiri kemudian ditusuk hingga tewas bersimbah darah. Yoel tewas dengan luka mengaga pada lehernya.

Heri sebenarnya hendak merampok rumah korban yang dikiranya kosong. Ia sebelumnya melakukan observasi untuk mencari rumah yang bisa disasarnya. Selasa (6/10/2015), ia menentukan rumah Dayu sebagai rumah targetnya. Rabu (7/10/2015), pukul 10.00 WIB, ia kembali ke rumah Dayu untuk kembali melihat-lihat rumah tersebut. Kamis (8/10/2015) pukul 12.30 WIB, ia kembali melintas ke rumah korban, ia melihat rumah korban terlihat sepi.

Pelaku membuka pagar kemudian masuk ke rumah tersebut, rumah dalam keadaan tak terkunci. Pelaku kemudian mencari barang berharag di dalam rumah. Tak menemukan apapun, pelaku menuju dapur, ia menemukan pisau dan menyimpannya sebagai alat berjaga-jaga.

Pelaku menuju ke kamar di mana kedua korban berada, ia tak menyadari jika ada orang di dalamnya. Saat menuju kamar utama, Dayu keluar dari kamar, kaget melihat pelaku, ia berteriak 'maling-maling!'. Dayu menutup pintu, pelaku mengejar dan mendobraknya, pelaku menusuk korban berkali-kali. Yoel yang melihat pun menjadi sasaran pelaku.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA