Kalau Hatinya Gak Mau Jadi Guru Ngapain, Ngurusin Kuburan Saja Banyak Kok

Selasa, 19 Januari 2016 - 18:26
Ahok

Gubernur Dki Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melakukan deklarasi sekolah aman di Jakarta, acara ini dihadiri oleh kurang lebih 400 Kepala Sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, baik kepala sekolah negeri, swasta maupun madrasah. Ahok dalam sambutannya di Balai Kota mengancam akan memecat kepala sekolah yang tidak peduli dengan anak didiknya.

"Kepala sekolah yang tidak mengerti keamanan, kesehatan, apalagi tidak peduli dengan murid-muridnya, dia akan diberhentikan sebagai guru," ujar Ahok, Selasa (19/1/2016).

Mendengar ucapan Ahok, ratusan kepala sekolah yang hadir menanggapinya dengan mengangguk-anggukkan kepalanya. Seorang kepala sekolah yang baik, ujar dia, harus mampu memimpin guru-guru, hingga mereka mau peduli dengan anak didiknya.

"Kalau hatinya enggak mau jadi guru ngapain, ngurusin kuburan saja banyak kok," imbuhnya.

Ahok berpandangan, pembangunan suatu negara itu berawal dari generasi muda di sekolah.

"Karena kita membawa satu penerus bangsa. Bisa saja dia calon presiden terus meninggal karena itu kepala sekolah harus perhatikan sekolahnya," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.

Saat pendeklarasian 'Sekolah Aman di Jakarta', Ahok berharap 5000 sekolah yang ada di Jakarta bisa aman dan tidak membahayakan muridnya. Tak hanya fisik dan bangunan, tapi juga punya kapasitas dalam pengelolaan resiko bencana, baik di kalangan guru maupun pelajar.




loading...

BERITA LAINNYA