Kena Kasus, Ahmad Dhani Mengklaim Jika Elektabilitasnya Justru Makin Naik

Rabu, 21 Desember 2016 - 10:21
Ahmda Dhani

Kasus makar juga menjerat Ahmad Dhani, seperti diketahui, sebelum aksi 212 kemarin, musisi ini ditangkap oleh Polda Metro Jaya. Ahmad Dhani diketahui tengah maju di Pilkada Kabupaten Bekasi 2017 sebagai calon wakil bupati. Ia menilai jika kasus yang membelitnya saat ini takkan berpengaruh pada elektabilitas.


"Mempengaruhi, katanya elektabilitas saya naik disana, karena saya dianggap pejuang Islam di Bekasi," tuturnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016).

Dhani mengklaim mendapat informasi bahwa elektabilitasnya tak terbendung akibat kasus yang kini tengah menimpanya itu.

"Iya semakin naik. Kelihatan kok di grassroot katanya saya tak terbendung," tutur dia.

Ayah dari Al, El, Dul ini menyerahkan proses hukum kasusnya kepada Yusril Ihza Mahendra. Dhani menjelaskan dirinya memercayai penuh penasihat hukumnya itu.

"Kita sudah serahkan kepada bang Yusril (Yusril Ihza Mahendra). Bang Yusril bilang katanya tidak perlu pra pradilan dulu, yaudah," kata dia.

Dhani meyakini kasus yang tengah menjeratnya tidak akan disidangkan di Pengadilan.

"Saya enggak yakin," singkatnya.

Pun menjelaskan alasan dirinya yakin bahwa Dhani menilai pasal yang dikenakan kepada dirinya sudah dihapus oleh Mahkamah Konstitusi (MK), sehingga, ia yakin kalau kasus yang tengah menjeratnya kini tidak akan masuk ke meja hijau.

"Pasalnya enggak cocok, karena kalau kita bicara filosofi hukum yah penghinaan terhadap Presiden itu udah ada lalu dihapus oleh MK. Tidak mungkin menjadi zombie hidup lagi di pasal lain itu filosofi hukum. Dan Presiden itu tidak termasuk penguasa dalam penghinaan terhadap penguasa, banyak sekali contohnya. Selain itu saya orasi di 411 itu dilindungi oleh Undang-Undang, bukan KUHP," tandasnya.

Untuk diketahui, polisi telah menangkap 11 orang sebelum aksi damai 2 Desember 2016 berlangsung, karena diduga melakukan makar. Dari sebelas orang tersebut, delapan orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka kasus makar, dua orang tersangka kasus ITE, dan salah satu lainnya, yakni musisi Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus penghinaan terhadap penguasa Pasal 207 KUHP. Delapan orang tidak ditahan dan tiga orang yang ditahan, yakni Sri Bintang Pamungkas, tersangka kasus dugaan makar, dan dua orang lainnya atas nama Jamran dan Rizal Korbar terkait pelanggaran UU ITE. Ketiganya kini ditahan di rutan narkoba Polda Metro Jaya.




loading...

BERITA LAINNYA