Ketua DPR Setya Novanto Akhirnya Mundur

Jumat, 20 November 2015 - 17:48
Setya Novanto

Setya Novanto dikabarkan mundur dari jabtannya sebagai Ketua DPR RI, hal ini terkait dengan kasus "Papa Minta Saham" yang menyeret namanya sebagai pihak yang mencatut nama Jokowi-JK untuk meminta saham ke Freeport. Kasus ini juga menyeret nama Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan (LBP), Darmo, dan bos Freeport Indonesia, Maruf Sjamsuddin.

Mundurnya Setnov disampaikan oleh Fahmi Idris, petinggi Golkar.

"Setya Novanto telah mundur sebagai Ketua DPR, tapi dia tetap jadi anggota DPR," kata Fahmi Idris.


Fuad Bawazier, mantan Menteri Keuangan era Presiden Soeharto, juga sebelumnya meminta Setnov dan Luhut Pandjaitan untuk mundur. Setnov diharapkan mundur lantaran dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden untuk memperoleh saham Freeport. Sedang Luhut karena namanya banyak disebut dalam rekaman lobi perpanjangan kontrak Freeport.

"Secara moral politik orang-orang yang tersangkut mengundurkan diri dari jabatannya. Baik Setya Novanto maupun Luhut," tegas Fuad.

Luhut dan Setnov harus memberikan pelajaran etika politik yang baik dengan mundur dari jabatan masing-masing hingga selesainya proses pemeriksaan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

"Harus mundur Setya Novanto dan Luhut sampai pemeriksaan selesai."

"Belajarlah beretika politik yang baik," pesannya.

Fuadmenyesali sikap Setnov yang bertemu petinggi Freeport Indonesia. Sikapnya dinilai telah mencoreng Indonesia di mata dunia khusunya Amerika Serikat.

"Freeport itu, perusahaan terbuka. Kalau ada pengeluaran sebesar yang diminta itu, akan mudah ketahuan dan terlacak oleh badan pengawas Bursa Efek AS," jelas Fuad.

"Tindakan ini semakin merosotkan negara kita di mata AS sebagai negara mafio. Malu-maluin itu," tegas Fuad.

"Dalam rekaman yang beredar itu kan tidak dibantah oleh Setya Novanto. Tapi, itu bukan bidang tugasnya DPR," ucapnya.

"Tugas DPR itu sudah tertentu, tugas legislasi. Bukan ngurusin yang begini-beginian," katanya.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA