Kini Sudah Ada 2 Alat Bukti, Polisi Didesak Untuk Jerat Ahok

Rabu, 06 Januari 2016 - 13:02
Yusri Isnaeni Dan Ahok

Perseteruan Yusri Isnaeni wanita yang dimaki maling dengan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, masih berlanjut. Feldy Taha, kuasa hukum Yusrti telah menyerahkan dua alat bukti ke Polda Metro Jaya. Dua alat bukti ini menurutnya bisa menjerat Ahok dengantuduhan pencemaran nama baik. Feldy berharap Polda Metro Jaya segera memproses lapora Yusri.

"Bukti ada dua keterangan dari klien saya dan ada dari media," kata Feldy di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, (5/1/2016).


Feldy pun menegaskan bahwa semua unsur sudah terpenuhi untuk menjerat Ahok dengan pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik dan 311 KUHP tentang fitnah.

"Yang bersangkutan (Ahok) bilang maling ke klien saya, itu kan harus ada unsur pembuktian jangan langsung nyatakan ke publik. Makanya bisa kena tindak pidana," tutup dia.

Seperti diketahui, masalah ini bermula ketika Yusri menanyakan kepada sang gubernur mengenai prosedur pencairan dana Kartu Jakarta Pintar yang berbelit-belit. Bukannya mendapat penjelasan, Ahok malah menyebut ibu rumah tangga itu sebagai "maling".

Tak terima diperlakukan seperti itu, Yusri pun menempuh langkah hukum. Dia melapor ke polisi dan berniat menggugat ganti rugi sebesar Rp 100 miliar kepada Ahok.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA