Kisah Pilu Mutmainah, Ibu Pemutilasi Anak, Bolak-Balik Disakiti Pria Hingga Stress

Rabu, 05 Oktober 2016 - 13:46
Mutmainah

Kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Mutmainah (2) terhadap balitanya yang masih berusia 1 tahun memang membuat heboh masyarakat. Bocah bernama Arjuna itu, tubuhnya dipotong, dan potongan itu disajikan dalam piring. Mutmainah merupakan istri seorang polisi bernama Aipda Deni Siregar (40), ia ternyata pernah memiliki masa lalu yang kelam. Mutmainah depresi atau stress lantaran kegadisannya direnggut olehAipda Deni, juga terungkap jika polisi ini ternyata sudah memiliki seorang istri dan anak.

"Akibat stres itu adik saya sempat stress dan diobati," kata Mohamad Wahidin, kakak Mutmainah kepada wartawandi rumah orangtuanya di Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (4/10/2016) sore.

Lelaki yang akrab disapa Wahid ini menceritakan adiknya mengenal Aipda Deni di Satpas SIM di Daan Mogot, Jakarta Barat.Sekitar akhir tahun 2009. "Lagi mau bikin SIM waktu itu," kata Wahid. Ketika itu adiknya masih bekerja sebagai caddy golf di Golf Cengkareng Club, Jakarta Barat.Saat itu dia sudah 4 tahun bekerja sebagai caddy.Setelah perkenalan itu, Mutmainah mendapat panggilan sayang 'Imut' dari Aipda Deni.Hubungan itu pun berlanjut.

Kisah cinta itu putus setelah Imut tahu bahwa Aipda Deni sudah punya istri dan anak.
Dia pun sedih dan menangis. Lalu kerap diam dan terbengong-bengong sendirian.Saat itulah Imut bercerita ke kakaknya, Juleha (34) dan iparnya bahwa keperawanannya sudah direnggut oleh Aipda Deni.Bertambah galau lantaran Aipda Deni sering mengirim pesan singkat bernada ancaman ke Imut. Dia pun jadi stres.Selama beberapa bulan Imut sempat diobati oleh orang pintar akibat stresnya itu. Perlahan kemudian sembuh di awal tahun 2010.

Stres dan kekesalan Imut bertambah sembuh setelah menjalin hubungan dengan seorang security.Imut bahkan dinikahi. Tapi pernikahan itu dilakukan diam-diam.Selanjutnya baru satu bulan kemudian keluarganya tahu bahwa Imut bukan dinikahi secara sah. Dia ternyata dibohongi dan hanya dinikahi secara siri. Lalu diketahui pula lelaki itu juga sudah memiliki istri dan anak.Keluarga pun meminta Imut memutuskan hubungan lagi.Apalagi dia belum hamil.Setelah hubungan putus, Imut ternyata kembali bertemu dengan Aipda Deni.Dia pun menjalin kembali hubungan yang dulu gagal.Ketika itu Imut percaya karena Aipda Deni tengah mengurus perceraiannya dengan sang istri.

"Bahkan, saya sempat menemani Aipda Deni ke sidang perceraian itu," kata Wahid.
Di tengah hubungan, Imut kemudian hamil.

Keluarga pun tak bisa menolak agar Imut dinikahi oleh Aipda Deni.




loading...

BERITA LAINNYA