Komentari Anies Dan Soal Reuni 212, Ruhut : Kalau Kita Tanggapin Nanti Ditertawakan Kodok

Jumat, 01 Desember 2017 - 20:05
Anies

Politisi Ruhut Sitompul mengomentari jawaban yang selalu berubah dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketika diminta tanggapannya terkait Reuni Akbar Alumni 212 pada Sabtu (2/12/2017) mendatang.

"Kalau kita tanggapin nanti ditertawakan kodok kita. Karena dia berubah-ubah," kata Ruhut, Jumat (1/12/2017).


Selain jawaban yang tak konsisten, Ruhut juga menyinggung bagaimana Anies dan wakilnya Sandiaga Uno yang saling lempar tanggungjawab soal izin acara Reuni Akbar Alumni 212 di Monas.

"Saling lempar tanggung jawab, buntutnya kasih ke polisi juga. Kita lihat aja sudah empat kali berubah-ubah, mungkin berapa jam lagi dia berubah," ungkap juru bicara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI 2017 itu.

Sebelumnya, Sandiaga yang ditanya awak media soal acara Reuni Akbar Alumni 212, justru meminta awak media mengonfirmasi ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Itu nanti Pak Anies yang jawab," kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Senin (27/11/2017).

Sementara Anies sendiri dalam sepekan, kerap memberikan jawaban berbeda soal acara memperingati satu tahun Aksi 212 itu.

"Saya belum dapat suratnya. Coba nanti saya cek dulu. Jadi belum tahu, gitu ya, cukup," ujar Anies di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2017).

"Saya enggak ngurus itu," ucap Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (27/11/2017), saat diminta tanggapannya soal saran Polda Metro Jaya agar Reuni Akbar Alumni 212 digelar di Masjid Istiqlal.

"Itu (izin reuni akbar 212 di Monas) dengan Pak Polisi, bukan saya," papar mantan Rektor Universitas Paramadina ini, Rabu (29/11/2017).

Pernyataan Anies kembali berbeda pada Jumat (30/11/2017) kemarin. Ia mengaku telah menerima surat permohonan izin digelarnya acara yang digagas oleh Presidium Alumni 212 itu. Bahkan, Anies menyebut surat tersebut telah disetujui.

Anies memastikan, Reuni Akbar 212 berjalan sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 186 Tahun 2017 yang ia teken beberapa waktu lalu, yang mengatur pemanfaatan kawasan Monumen Nasional (Monas) bagi kegiatan publik.

"212 suratnya sudah masuk kira-kira seminggu lalu kemudian diberi ACC. Kita pastikan sesuai Pergub baru," kata Anies di Gedung DPRD DKI, Kamis (30/11/2017).






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA