Kronologi Kampus Mendropout Ronny Ketua BEM UNJ

Rabu, 06 Januari 2016 - 15:27
Ronny Setiawan

Ketua BEM Universitas Negeri Jakarta,Ronny Setiawan tahun baru ini harus menelan pil pahit. Mahasiswa yang kerap memimpin demonstrasi mengkritik Ahok ini, akhirnya didrop out oleh kampusnya, statusnya sebagai mahasiswa UNJ pun dicopot.



Ronny menceritakan kronologi kejadian, berawalpada Senin (4/1/2016) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, rumahnya kedatangan tamu yang tak lain adalah Kasubag Perkap FMIPA UNJ, Sunaryo untuk mengantarkan surat dari Dekan Fakultas MIPA.Isi surat tersebut mengenai panggilan untuk orang tua Ronny agar dapat hadir ke ruang dekan FMIPA Selasa (5/1/2016) pukul 09.00 WIB.

"Dalam surat itu tidak dituliskan maksud dan tujuan pemanggilan. Akhirnya, mengingat kondisi orang tua saya yang sedang sakit, diputuskan yang menghadiri undangan besok abang saya Ricky Adrian," jelasnya.

Kemudian, Selasa (5/1/2016) sekitar pukul 09.10 WIB, Ronny bersama kakaknya tiba di Kampus MIPA UNJ dan langsung menuju ruang dekan.

"Sesampainya di ruang dekan saya disambut dengan senyum oleh Bu Pinta, Bu Yuni, Bu Yayuk, dan Bu Fatihah, orang-orang tua saya di FMIPA. Mereka meminta saya dan abang untuk menunggu di ruang sidang 1 terlebih dahulu karena Pak Dekan sedang berdiskusi dengan Kaprodi Pendidikan Kimia," terangnya.

Kisaran pukul 11.00 WIB, lanjut dia, dekan pun menemui Ronny bersama kakaknya. Lantas, Ronny menerima Surat Keputusan Rektor Universitas Negeri Jakarta Nomor : 01/SP/2016 tentang pemberhentiannya sebagai mahasiswa UNJ.

"Surat itu dibacakan oleh Dekan Fakultas MIPA yang intinya saya diberhentikan sebagai mahasiswa UNJ atas tuduhan tindak kejahatan berbasis teknologi dan aktivitas penghasutan," bebernya.

Seperti diketahui, Ronny kerap mengkritisi kebijakan pihak kampus, khususnya Rektor UNJ Prof Dr Djaali. Ia juga kerap memimpin aksi demonstrasi mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok. Hal tersebut rupanya membuat pihak kampus geram dan mengeluarkannya dari kampus alias Drop Out (DO).

Menanggapi hal tersebut, Ronny menyayangkan sikap Rektor UNJ yang telah mencopot statusnya sebagai mahasiswa. Pria yang juga menjabat sebagai ketua BEM UNJ itu menilai, alasan pemberhentian sangat subjektif dan sulit dipertanggungjawabkan.

"Saya akan melakukan upaya untuk mendapatkan kembali hak saya sebagai Mahasiswa Aktif. Semoga tindak kesewenang-wenangan ini tidak menimpa mahasiswa lain di kesempatan yang akan datang," tandasnya.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA