Langgar Kode Etik, Fadli Zon Dan Fahri Hamzah Dilaporkan Ke MKD

Jumat, 11 November 2016 - 19:53
Fadli Zon Dan Fahri Hamzah

Dalam demonstrasi 4 November 2016 kemarin, dua wakil ketua DPR, Fahri Hamzah dan Fadli Zon ikut berdemonstrasi. Dalam orasinya, Fahri Hamzah menyerukan soal cara menjatuhkan Presiden. Lantaran hal ini, Fahri Hamzah dinilai menghasut orang untuk melakukan makar. Kini Sekretariat Nasional Komite Penegakan Pro Justicia melaporkan Fahri dan Fadli ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Keduanya dinilai telah melanggar kode etik DPR dan Undang-undang No.17/2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD.

"UU MD3 salah satunya mengamanatkan bahwa anggota DPR wajib memelihara kerukunan nasional. Untuk itu kami menyerahkan pengaduan adanya dugaan pelanggaran kode etik ini," kata kuasa hukum Sekretariat Nasional Komite Penegakan Pro Justicia (KPPJ) yang diwakili oleh Finsen Mendrofa di Gedung Nusantara I, Jakarta, Jumat (11/11/2016).

Finsen mengatakan, Fahri dan Fadli saat aksi damai 4 November menyampaikan orasi yang menurut dia "bertujuan menggulingkan atau menjatuhkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo."

Dalam orasinya, menurut Finsen, Fahri mengatakan, ada dua jalan untuk menurunkan Presiden Joko Widodo yaitu melalui parlemen ruangan dan parlemen jalanan.


"Secara utuh pernyataannya sudah kami lampirkan sebagai bukti," ujarnya.

Finsen menilai tidak pantas dan tidak etis bagi seorang wakil rakyat berbicara seperti itu, apalagi di depan massa yang begitu banyak. Ia mengatakan, Fahri diduga melanggar kode etik dewan dan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD.

"Sebagai anggota DPR wajib berada di atas semua golongan, tidak pada golongan tertentu agar tidak mencederai institusi DPR atau lembaga tinggi negara ini," katanya.

"Kami sudah kumpulkan bukti bahwa ini terkesan mencederai institusi lembaga tinggi negara," katanya.

Dia mengatakan, menurut undang-undang setiap anggota dewan wajib memelihara kerukunan nasional. Finsen berharap MKD memverifikasi laporan dan bukti-bukti yang disampaikan KPPJ serta memrosesnya.




Loading...
loading...

BERITA LAINNYA