Lantaran Jengkel Ditilang, Pegawai PU Balas Dendam Bikin Banyak Polisi Susah Mandi

Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:32
Ilustrasi Tilang

Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem pengairan di Kota Sukadana, Kayong Utara. Akibat ulahnya, selama satu minggu air tidak mengalir di Sukadana, termasuk asrama polisi yang ada di daerah itu. Kepala UPT Air Bersih, Galih Tosan, mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat, bahwa air sudah tidak mengalir selama seminggu.

"Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami langsung mengecek ke lapangan guna mencari sebab. Pada saat kami menuju lokasi sumber air, kami menangkap basah oknum masyarakat yang sedang mematikan aliran air," ujar Galih saat ditemui di kantornya, Selasa (17/10/2017).


Dari temuan tersebut, sebut dia, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Polres Kayong Utara untuk melakukan pengusutan lebih lanjut. Bersama Kepolisian pihak UPT Air Bersih Kayong Utara, langsung melakukan pemanggilan kepada oknum masyarakat tersebut, yang ternyata juga merupakan Pegawai Kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum.

"Akhirnya oknum tersebut dimintai keterangannya oleh pihak Polres Kayong Utara. Dari hasil pemeriksaan awal dirinya mengakui memang sengaja melakukan hal tersebut, karena kesal kendaraan bermotor roda duanya ditilang polisi," ucap Galih.

Akibat ulah oknum tersebut, mengakibatkan Asrama Kepolisian tidak mengalir, termasuk rumah Dinas Kapolres Kayong Utara.

"Jadi oknum ini kesal, karena motornya kena tilang polisi. Akhirnya dia matikan air yang mengalir ke asrama polisi, juga rumah Dinas Polres," kata Galih.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA