Lho Kok? Tersangka Obor Rakyat Kok Diundang Jadi Pembicara Oleh Menteri Yuddy

Selasa, 12 Januari 2016 - 14:28
Setiardi Budiono

Kasus tabloid Obor Rakyat marak dibicarakan di kala masa Pilpres 2014 yang lalu. Masyarakat, khususnya pendukung Jokowi dibuat geram dengan isi tabloid ini yang jelas-jelas memfitnah dan menjatuhkan nama baik Jokowi. Setelah ditelusuri, akhirnya berhasil diungkap nama redaktur yang bertanggung jawab untuk tabloid ini, muncullah namaDarmawan Sepriyossa. Kasus ini seolah tenggelam, tak terdengar oleh masyarakat.

Yang mengejutkan Darmawan Sepriyossa, orang inidiundang sebagai pembicara dalam acara pelatihan menulis di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpanrb).


ia mengunggah kehadirannya selama enam jam tersebut, namun akhirnya kemudian dihapusnya. Ia tak membantah menjadi pembicara.Darmawan Sepriyossa bersama dengan Setiyardi menyebarkan berita fitnah tentang Jokowi. Berita ini disebarkan di kalangan pesantren.

"Kami tidak mencari sentimen, kami sebar ke selain pesantren kok, tapi relatif lebih mudah ke pesantren. Mereka adalah kelompok masyarakat dan perlu membuka informasi," lanjut dia.

Pendukung Jokowi pun melaporkaan penulis dan pemimpin Tabloid Obor Rakyat ke polisi. Seetelah diperiksa cukup lama,Setyardi dan Darmawan ditetapkan sebagai tersangka. Kedua orang inidikenai Undang-Undang Pers. Disangkakan dengan pasal 9 ayat (2) UU No. 40/1999 tentang Pers karena Obor Rakyat tidak memiliki badan hukum dan pelanggaran atas ketentuan tersebut diancam denda paling banyak Rp 100 juta sebagaimana diatur dalam ketentuan pidana Pasal 18 ayat (3) UU No 40/1999.Penegakan hukum terhadap keduanya sempat ditangani oleh Kejaksaan Agung. Bahkan, berkas mereka dinyatakan P21 alias lengkap. Namun, hingga kini tidak jelas peradilan terhadap keduanya. Keduanya pun kini melenggang bebas.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA