Luar Biasa, Suami Istri Lawan Perampok Di Rumah Hingga Tewas

Kamis, 24 November 2016 - 20:42
Pelaku Perampokan

Aksi sepasang suami istri bernama Syamsiono (39) dan Sri Wati (39) memang sangatlah berani. Mereka tak gentar menghadapi maling yang menyatroni rumah mereka. Warga Dusun Bukit Indah Desa Laboi Jaya Kecamatan Bangkinang, berani melawan maling tersebut, kejadian Selasa (22/11/2016) tengah malam.

Syamsiono nekat berduel dengan pelaku yang menggunakan senjata tajam pisau. Tak mau kalah, Syamsiono juga melakukan perlawanan dengan pisau.
Aksi beraninya menewaskan pelaku yang terakhir diketahui berinisial ZA alias ZN, warga Desa Kijang Makmur Kecamatan Tapung Hilir.

Walau menang dalam duel maut itu, Syamsiono mengalami luka serius kena tusukan pisau pelaku. Saat ini, Syamsiono harus menjalani perawatan intensif di RSUD Bangkinang. Kepala Kepolisian Resor Kampar AKBP. Edy Sumardi Priadinata mengungkapkan, pelaku tewas di rumah Syamsiono dengan luka tusukan di bagian perut sebelah kiri.

Luka sayatan benda tajam juga ditemukan di jari kiri kedua paha pelaku. Sementara Syamsiono sebagai korban perampokan itu, kata Edy, mengalami luka tusukan dua lubang pada bagian dada sebelah kiri. Istri korban juga mengalami luka sayat di bawah siku tangan sebelah kiri.

"Pelaku tewas karena luka tusukan karena berkelahi dengan si pemilik rumah," ujarnya, Rabu (23/11/2016).

Aksi kejahatan berdarah ini memang dramatis. Menurut Edy, perkelahian terjadi setelah pelaku memasuki rumah korban sekira pukul 23.30 WIB.
Keterangan diperoleh dari istri korban.

Edy menjelaskan, malam itu, Sri Wati kaget dan terbangun dari tidurnya karena mendengar suara teriakan sang suami. Lalu, Sri keluar dari kamarnya. Ia pun semakin kaget bercampur panik saat melihat suaminya berkelahi dengan pelaku di dapur dekat westafel. Sri melihat keduanya saling serang. Menurut Edy, sang istri tak diam begitu saja dan nekat membantu korban.

"Akan tetapi, istri korban dijambak pelaku. Istri korban mengalami luka terkena senjata tajam pelaku," ujarnya.

Lanjut Edy, Sri tidak menyerah dengan keberingasan pelaku. Sri berlari ke luar rumah meminta pertolongan dari warga sekitar rumahnya. Tak lama kemudian, warga berbondong-bondong ke rumah korban.

"Warga mendapati pelaku sudah terbaring di lantai dapur rumah korban," kata Edy.

Pelaku tidak bergerak lagi dan dipastikan tewas. Sedangkan Syamsiono masih bernafas, kemudian segera dilarikan ke rumah sakit. Nyawanya pun tertolong. Kepala Kepolisian Sektor Bangkinang Iptu. Habibahnil yang turun langsung ke lokasi, menambahkan, jenazah pelaku divisum di RSUD Bangkinang. Pihaknya masih menunggu jenazah dijemput pihak keluarga.

Habibahnil menuturkan, pelaku diduga masuk ke rumah korban dari atap.
Dijelaskan dia, pelaku memanjat plafon dan naik ke atap sebuah rumah kosong di sebelah rumah korban.

"Lalu pelaku berjalan di atas genteng menuju rumah korban dan membuka atap genteng sebanyak dua lembar," ujar Habibahnil.

Ia mengemukakan, pelaku masuk melalui lubang kontrol pada langit-langit rumah korban. Dari kasus ini, sebut Kapolsek, pihaknya mengamankan pisau milik pelaku sebagai barang bukti. Tas ransel warna cokelat merk Polo, lakban hitam, sendal, telepon seluler warna Silver merk Nokia, jam tangan dan tali nilon warnah merah milik pelaku juga ikut diamankan.




loading...

BERITA LAINNYA