Lulung Ogah Dipasangkan Dengan Ahok Di Pilkada DKI Alasannya Takut Gila

Senin, 04 Januari 2016 - 19:55
Ahok Dan Lulung

Ada yang unik, nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Abraham Lunggana alias Lulung masuk radar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai bakal calon kepala daerah DKI Jakarta. Yang lebih unik lagi, Sekjen PPP, Dimyati Natakusumah bahkan punya niatan untuk menyandingkan keduanya. Sontak saja Lulung ogah dipasangkan dengan Ahok. Ia pun mengemukakan alasannya,

"Gue nggak mau. Gue nggak mau sama Ahok. Ntar gue ikut gila, gue ogah," kata Lulung di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (4/1/2016).

Lulung yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta menyebut tidak ada peluang untuk Ahok menjadi calon yang diusung partainya. Namun ia mengakui sudah lama mengetahui kabar Sekjen PPP Dimyati ingin mempasangkan ia dengan Ahok.

"Sekjen itu mau ngwaini-ngawinin gue (sama Ahok) sudah lama. Cuma kan gue nggak mau," tuturnya.

Menurut Lulung, ada permasalahan di DKI Jakarta yang masih menjadi pertanyaannya semenjak Ahok menjabat sebagai Gubernur. Ia mencontohkan kasus uninterruptible power supply yang belum dijelaskan oleh Ahok.

"Dia itu (Ahok) belum klarifikasi semuanya (kasus di DKI Jakarta).Termasuk uang siluman (dana APBD DKI), termasuk UPS," tandasnya.

PPP memang telah menyaring beberapa nama untuk diusung menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017 mendatang. Satu nama yang mencuat adalah nama Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Lulung.

"Sudah siap, di antaranya Haji Lulung. Tapi kita juga akan survei elektabilitasnya," kata Sekjen PPP hasil Muktamar Jakarta, Dimyati Natakusumah di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (4/1/2016).

Menurut Dimyati, selain Lulung pihaknya juga masih menyaring beberapa nama yang akan diusung partainya. Pihaknya, kata Dimyati tidak akan terburu-buru mengumumkan nama calon kepala daerah DKI Jakarta yang akan diusung.

"Kita akan survei elektabilitasnya calon. Mungkin akhir tahun ini sudah kita tentukan," tuturnya.

Masih kata Dimyati, pihaknya berupaya keras agar dapat memenangi Pilkada DKI Jakarta. Karena menurutnya, kemenangan di Jakarta akan memiliki arti penting untuk partainya.

"Menurut saya Jakarta sangat urgen. Intinya, PPP harus menanglah di DKI," ujarnya.







Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA