Mantan Istri Dosen ITS Tertangkap Sedang Nyabu Bersama Pasangan Lesbinya

Jumat, 09 Oktober 2015 - 12:23
Rika dan Eka setelah tertangkap karena nyabu

Mantan istri dosen sebuah perguruan tinggi negeri di Surabaya ditangkap Satreskoba Polrestabes Surabaya, saat menggelar pesta narkoba di Perumahan Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS). Rika (37) diciduk bersama pasangan lesbiannya, Eka (23), warga Sukolilo, Surabaya yang berprofesi sebagai sales promotion girl (SPG).

"Informasi yang kami dapat, mereka ini pasangan lesbi," kata salah satu penyidik di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (8/10).

Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol I Wayan Winaya menerangkan, keduanya digerebek Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, di Prum ITS Sukolilo Surabaya bermula dari informasi masyarakat, dimana salah satu rumah di perum ITS, sering dilakukan aktifitas pesta narkoba.

Akhirnya informasi ditindak lanjuti, hasilnya kita amankan dua perempuan yang tengah pesta narkoba jenis sabu, ungkap Wayan kepada wartawan, Kamis (8/10) di Mapolrestabes Surabaya.

Dari penangkapan itu, personel Satresnarkoba juga mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,24 gram, dua buah dompet warna merah putih dan satu buah ponsel.

Usai melakukan penangkapan pada pasangan lesbi, Unit II yang dibawah pimpinan AKP Suhartono, melakukan pengembangan untuk mendapatkan asal usul sabu yang dipakai kedua wanita tersebut.

Hasilnya petugas berhasil menangkap Imam alias Suryo (36) warga Klampis saat hendak mengantarkan barang haram tersebut, serta Mas Rui, pria yang menjual sabu kepada Suryo.

"Penangkapan SY (Suryo) ini, berdasarkan pengakuan dari dua tersangka perempuan yang kami tangkap sebelumnya di Perum ITS. Kemudian tersangka SY kami pancing untuk mengantar sabu ke tersangka RC (Rika) dan EK (Eka), dari situlah kita berhasil menangkap SY," terangnya lagi.

Dari tangan Suryo, polisi mengamankan 2,07 gram sabu yang ditaruh dalam kaleng rokok dan satu unit motor milik tersangka. "Kita terus dalami kasus ini. Dan ternyata SY ini mendapat sabu dari bandar narkoba di Bangkalan, Madura," katanya.

Dari informasi Suryo, polisi kembali menangkap tersangka lain, Mas Rui yang disebut-sebut sebagai bandar besarnya. mas Rui diciduk dalam perjalanan mengantar sabu ke Surabaya.

"Saat melakukan penangkapan, anggota sempat kejar-kejaran dengan tersangka, karena dia tahu dikuntit polisi. Namun akhirnya berhasil kita tangkap," ungkap Wayan.

Empat tersangka ini akan dijerat Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Narkoba Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara.




loading...

TAG


BERITA LAINNYA