Mantan Yang tak Terlupakan, Setiap Kali Ketemuan Selalu Begituan

Jumat, 08 Desember 2017 - 13:40
Ilustrasi

Wajah rupawan dan harta berlimpah membuat Sutiyanto (nama samaran), pria 34 tahun initak kesulitan menggaet perempuan bidikan. Apalagi, warga Lowokwaru, Kota Malang, itu juga terkenal royal.

Hal itulah yang membuat Juminah (nama samaran), wanita 32 tahun inijatuh hati. Perempuan asal Kecamatan Blimbing, Kota Malang, itu kemudian dipersunting Sutiyanto.Namun, kebiasaan Sutiyanto yang doyan main perempuan pun tidak pernah hilang.


Suatu ketika, Sutiyanto bersama teman-temannya sesama pengusaha pergi ke tempat hiburan malam. Seperti biasa, Sutiyanto dan teman-temannya memilih perempuan seksi untuk menemani mereka bernyanyi di ruang karaoke.

Ternyata, di antara deretan perempuan seksi dan bahenol itu ada Juminten(nama samaran), wanita 30 tahun, pemandu lagu yang merupakan mantan kekasih Sutiyanto semasa SMA.

Awalnya, Sutiyanto canggung saat ditemani Juminten di ruang karaoke. Namun, setelah ditemani bernyanyi 34 lagu, Sutiyanto makin akrab dengan Juminten. Mereka seolah-olah masih mengingat masa-masa indah semasa SMA dulu.

Setelah itu, mereka rajin bertemu. Setiap kali bertemu, mereka selalu hohohihi. Sutiyanto juga selalu memberi uang belanja kepada Juminten setelah begituan. Bagi Sutiyanto, uang tidak ada artinya dibandingkan dengan kemolekan tubuh Juminten.

Berapa pun uang akan dia keluarkan demi mendapatkan sentuh terus nikmat kemudian (STNK) dari Juminten. Bahkan, demi mengejar cinta bermalam-malam dengan Juminten, Sutiyanto kerap tidak pulang ke rumah.

Sutiyanto beralasan lembur kerja agar tidak dicurigai Juminah.Namun, sepandai-pandainya Sutiyanto menyimpan bangkai, tetap bau busuknya akan tercium juga. Juminah yang tidak tahan dengan ulah suaminya akhirnya mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kota Malang. Juminah memilih mengakhiri rumah tangganya karena alergi dengan pengkhianatan cinta suaminya.

"Mending cerai saja daripada terus begini (diselingkuhi)," kata Juminah beberapa waktu lalu.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA