Masyarakat NTT Desak Setya Novanto Mundur Dari DPR

Rabu, 18 November 2015 - 20:48
Setya Novanto

Ketua DPR, Setya Novanto, namanya kerap tersandung masalah. Dulu, ia menjadi bahan pemberitaan lantaran menghadiri kampanye Donald Trump. Ia juga disorot lantaran memiliki gaya hidup mewah terkait dengan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Kini Setya Novanto diguncang dengan masalah dugaan meminta saham Freeport mengatasnamakan Presiden Jokowi.

Setya Novanto, kini diminta mundur oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terhimpun dalam Flores, Sumba, Timor dan Alor (Flobamora). Mereka meminta agar Setya Novanto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua DPR RI dan anggota DPR RI.


Bahkan Marsel Muja, Ketua Flobamora NTT di Jakarta, menyatakan jika masyarakat mencabut mandat Setya sebagai perwakilan masyarakat NTT. Setya memang anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTT II yang meliputi wilayah Pulau Timor, Rote, Sabu, dan Sumba.

"Kami minta dia harus turun dan kami mencabut mandat politik yang kami sudah pilih dia agar dia segera turun dari anggota legislatif dan ketua DPR," kata Marsel Muja.

Perbuatan Setya yang mencatut nama Jokowi dan JK sangatlah disayangkan,

"Perbuatannya ini telah merusak martabat dan harga diri masyarakat NTT yang diwakilinya," kata Marsel Muja.

Petrus Selestinus, anggota Tim Pembela Demokrasi Indonesia juga mendesak Setya Novanto untuk turun. Ia mengatakan jika Novanto tidak mau turun, DPR harus memberhentikannya. Menurut Petrus, DPR jangan memikul beban perbuatan Novanto.

"Perilaku Setya Novanto yang memalukan masyarakat NTT. Kami minta DPR mencopot dan memberhentikan dia dari DPR supaya DPR tidak memikul beban yang dilakukan Setnov," kata Petrus Selestinus.

Selestinus mendatangi KPK untuk melaporkan Setya Novanto, KPK diharapkan mengusut segala tindakan Setya Novanto.

"Kami beri info KPK sekaligus merespons keinginan masyarakat bahwa ini harus diproses hukum bukan hanya MKD," tukas Selestinus.






Loading...
loading...

BERITA LAINNYA